Pemkab Bekasi Minta Bantuan Pemerintah Pusat Atasi Macet dan Banjir

  • 09 Jun 2026 23:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemkab Bekasi meminta pemerintah pusat membantu menangani masalah banjir dan macet di Kabupaten Bekasi.
  • Untuk mengatasi kemacetan Pemkab Bekasi meminta bantuan pembangunan underpass mengingat kemacetan di Bekasi salah satunya akibat banyaknya perlintasan kereta api.
  • Pemkab Bekasi meminta bantuan penanggulangan banjir mengingat Kabupaten Bekasi merupakan daerah hilir yang selalu mendapatkan kiriman air dari hulu dalam hal ini Bogor.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Pemkab Bekasi meminta kepada pemerintah pusat untuk ikut menyelesaikan persoalan macet dan banjir di Kabupaten Bekasi. Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Menurut Asep, usulan telah disampaikan oleh dirinya saat beraudiensi dengan pihak Bappenas. Dalam hal ini Direktorat Pembangunan Indonesia Barat Bappenas pada, Senin, 8 Juni 2026.

Ia mengatakan, untuk masalah kemacetan di Kabupaten Bekasi salah satunya disebabkan keberadaan perlintasan kereta api di sejumlah titik. Oleh karena itu sebagai solusi, ia mengusulkan pembangunan underpass sebagai solusi permasalahan tersebut.

"Kita menginginkan beberapa perlintasan kereta yang sudah sangat padat dapat ditangani melalui pembangunan underpass. Atau solusi lainnya agar kemacetan bisa dikurangi," katanya, melalui keterangan persnya, Selasa, 9 Juni 2026.

Sementara mengenai masalah banjir, Pemkab Bekasi mengusulkan dukungan untuk program normalisasi sungai. Hal ini penting mengingat keberadaan Kabupaten Bekasi berada di wilayah hilir, sehingga selalu mendapatkan kiriman air dari hulu di Bogor.

"Bekasi ini letaknya di hilir, ketika Bogor hujan meskipun Bekasi tidak hujan, air tetap mengalir ke wilayah kami. Karena itu kami meminta dukungan pusat untuk normalisasi sungai dan penanganan pendangkalan sungai yang menjadi kewenangan pemerintah pusat," katanya.

Asep juga menegaskan, bahwa dukungan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan oleh Pemkab Bekasi. Sebagai upaya mendukung posisi Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

"Kabupaten Bekasi memiliki kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara. Yang kita butuhkan adalah infrastruktur tambahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus berkembang," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....