KLB LRT Jabodebek Angkut 2.192 Penumpang Selama Uji Coba

  • 09 Jun 2026 19:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI menguji coba operasional KLB LRT Jabodebek guna mengantisipasi kepadatan pengguna pada jam sibuk pagi.
  • Sebanyak 2.192 pengguna memanfaatkan layanan kereta tambahan pada lintas Bekasi dan Depok selama dua hari.
  • Operator mempersiapkan kesiapan sarana dan koordinasi petugas demi menjaga keselamatan serta kenyamanan penumpang.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kereta Luar Biasa (KLB) LRT Jabodebek mengangkut 2.192 penumpang pada jam sibuk pagi. Jumlah pengguna tersebut tercatat selama dua hari pengoperasian uji coba pada lintas pelayanan komuter.

Uji coba armada tambahan ini bertujuan mendukung kelancaran distribusi mobilitas masyarakat menuju wilayah Jakarta. PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus mengevaluasi respons seluruh pengguna demi kenyamanan perjalanan komuter.

Badan usaha milik negara tersebut merilis data evaluasi operasional terbaru pada Selasa, 9 Juni 2026. Data menunjukkan rute Jati Mulya menuju Dukuh Atas melayani 950 orang pada 8 Juni.

Rute yang sama kemudian melayani sebanyak 914 pengguna pada keesokan harinya di jam sibuk. Sementara itu, koridor pelayanan lintas Harjamukti menuju Dukuh Atas telah mengangkut sebanyak 328 penumpang.

Perjalanan tambahan kereta uji coba tersebut dijadwalkan beroperasi sejak pukul 07.14 WIB dari Bekasi. Sedangkan keberangkatan uji coba dari lintas Harjamukti dijadwalkan mulai berjalan pada pukul 07.22 WIB.

Pihak operator juga memantau volume pergerakan penumpang di beberapa stasiun strategis selama masa percobaan. Stasiun Harjamukti mencatat angka tertinggi dengan jumlah mencapai 9.365 pengguna yang melakukan tap in.

Area Stasiun Cikunir 1 menampung sebanyak 4.486 penumpang disusul Jati Mulya dengan 4.299 orang. Sementara itu, Stasiun Bekasi Barat mencatat sebanyak 3.419 pengguna diikuti Cikoko dengan 3.404 orang.

Manajer Hubungan Masyarakat LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan tujuan pelaksanaan uji coba operasional tersebut. Sementara itu, Stasiun Kampung Rambutan turut menyumbang volume pergerakan sebesar 2.020 pengguna pada pagi hari.

“KAI melakukan uji coba penambahan frekuensi perjalanan pada pagi hari untuk mendukung distribusi pengguna agar perjalanan dapat lebih nyaman, khususnya pada lintas dengan mobilitas tinggi menuju pusat aktivitas,” ujarnya.

Sejumlah penumpang berada di stasiun LRT Jabodebek. (Foto: LRT Jabodebek)

KAI terus melakukan berbagai penyesuaian operasional guna memastikan perjalanan tambahan selaras dengan pola reguler. Langkah taktis tersebut tetap mengutamakan aspek keselamatan serta menjaga keandalan fasilitas perjalanan para penumpang.

Salah satu penumpang komuter asal kawasan Ciracas bernama Tauhid turut memberikan tanggapan secara langsung. Persiapan operasional meliputi kesiapan sarana, pengaturan pola perjalanan, hingga koordinasi petugas dilakukan secara ketat.

"Saya menikmati adanya kegiatan ini,hari ini. Pastinya kita mendukung,apapun yang terbaik demi kenyamanan dan keamanan pengguna LRT Jabodebek," kata Tauhid.

Pihak manajemen berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengoperasian kereta tambahan pada lintas pelayanan tersebut. Upaya peningkatan layanan tersebut senantiasa mengutamakan aspek keselamatan serta kenyamanan mobilitas para penumpang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....