Menteri PU: Pembangunan Sekolah Rakyat Jateng 1 di Brebes Mendekati 55 Persen
- 07 Jun 2026 21:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Jateng 1 di Brebes telah mendekati 55 persen
- Kementerian PU melakukan koordinasi intensif untuk mengatasi kendala pasokan material baja
- Proyek senilai Rp244,69 miliar ini mencakup kawasan pendidikan terpadu seluas 27.372 meter persegi
RRI.CO.ID, Brebes – Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Jateng 1 di Kabupaten Brebes terus dipercepat menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut progres pembangunan fasilitas pendidikan tersebut telah mendekati 55 persen.
Ia mengatakan percepatan pembangunan dilakukan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas. Pemerintah juga terus mengawal penyelesaian proyek agar target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.
“Setiap kebutuhan maupun hambatan yang dihadapi di lapangan harus segera dikomunikasikan. Hal ini agar dapat ditindaklanjuti secara efektif dan tidak menghambat progres pembangunan,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 7 Juni 2026.
Menurut Dody, salah satu kendala yang masih dihadapi proyek tersebut adalah pasokan material baja. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kementerian PU melakukan koordinasi intensif dengan distributor guna menjaga kelancaran distribusi material.
“Untuk mengatasi hal tersebut, kita (Kementerian PU) melakukan koordinasi intensif dengan pihak distributor. Langkah tersebut guna memastikan kelancaran distribusi material dan menjaga target penyelesaian pembangunan,” ucap Menteri Dody.
Menteri Dody menegaskan pekerjaan konstruksi akan terus dikejar hingga akhir Juni 2026. Namun, pelaksanaannya tetap memperhatikan kondisi cuaca dan situasi lapangan.
“Kami akan terus mendorong seluruh penyedia jasa dan pelaksana konstruksi untuk meningkatkan kinerja, mempercepat pekerjaan, serta menjaga mutu. Agar target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana,” ucapnya.
Sebagai informasi, pembangunan Sekolah Rakyat di Brebes ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp244,69 miliar. Proyek tersebut mencakup kawasan pendidikan terpadu dengan luas bangunan mencapai 27.372 meter persegi.
Fasilitas yang dibangun meliputi gedung SD, SMP, SMA, asrama siswa, rumah susun guru, kantin, masjid, ruang serbaguna, hingga sarana olahraga. Kawasan tersebut juga dilengkapi berbagai infrastruktur penunjang kegiatan pendidikan.
Pada tahap awal pelaksanaan, proyek menghadapi tantangan berupa tingginya curah hujan dan keterbatasan akses distribusi material. Kondisi tersebut sempat memengaruhi pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Sebagai langkah percepatan, Kementerian PU menerapkan metode konstruksi menggunakan struktur baja pada sebagian bangunan. Strategi tersebut dinilai mampu memangkas waktu pekerjaan struktur secara signifikan.
Selain itu, percepatan dilakukan melalui penambahan tenaga kerja, peningkatan kapasitas alat angkat, dan penerapan sistem kerja dua shift. Upaya tersebut ditempuh untuk mengejar target penyelesaian pembangunan sesuai rencana.
Kementerian PU menegaskan komitmennya terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat agar selesai tepat waktu dengan kualitas konstruksi yang baik. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mendukung pemerataan akses pendidikan yang layak, khususnya di wilayah Kabupaten Brebes dan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....