Gekira Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Marjinal di Tiga Wilayah
- 05 Jun 2026 22:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gerakan Kristiani Indonesia Raya menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada penyandang disabilitas dan anak panti asuhan di tiga wilayah.
- Organisasi sayap Partai Gerakan Indonesia Raya tersebut mengadakan bakti sosial untuk menyambut Rapat Kerja Nasional tahun 2026.
- Para pimpinan komunitas dan yayasan memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas aksi kepedulian sosial tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) menyalurkan bantuan kepada warga marjinal pada tiga wilayah di Jakarta dan Tangerang. Aksi kemanusiaan ini terlaksana menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) organisasi sayap Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut.
Pemberian bantuan tersebut berlangsung secara serentak pada Kamis, 4 Juni 2026 di beberapa lokasi berbeda. Para penerima santunan mencakup penyandang disabilitas, anak panti asuhan, hingga warga kurang mampu di pemukiman padat.
Ketua Panitia Rapat Kerja Nasional Gekira Melki M. Suawah memimpin langsung jalannya kegiatan sosial kemanusiaan tersebut. Penyaluran bantuan tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban hidup masyarakat kelas bawah yang sedang membutuhkan.
"Ini adalah bagian dari rangkaian Rakernas Gekira yang akan digelar pada 12–14 Juni mendatang di Novotel, Pulau Mas. Bagi kami, kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bukan sekadar program, melainkan nilai fundamental yang terus dijunjung tinggi oleh Gerakan Kristiani Indonesia Raya sebagai organisasi sayap Partai Gerindra," katanya.
Pimpinan Yayasan Daud Ministry Tangerang Sugito memberikan apresiasi terhadap aksi kepedulian yang dilakukan organisasi ini. Lembaga sosial yang dibina pria tersebut berfokus membantu para penyandang tuna netra di Tangerang.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Gekira. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan," kata Sugito.
Ketua Rukun Warga (RW) 019 Kampung Beting Ricardo Hutahaean menyambut kedatangan rombongan pembawa bantuan. Ia menerangkan kondisi ekonomi sebagian besar masyarakat di wilayahnya yang tergolong dalam kelompok rentan sosial.
"Wilayah RW 019 ini sekitar 80 persen warganya masuk dalam desil 1 sampai 4 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Ini menunjukkan betapa tingginya tingkat kerentanan sosial di wilayah kami," kata Ricardo.
Wakil Ketua Umum Bidang Persekutuan Umat Kristiani Gekira Rienova Serry Donie menyerahkan bantuan secara simbolis. Tokoh perempuan tersebut sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok selama dua periode.
"Kegiatan ini adalah wujud kepedulian dan pengabdian kami kepada sesama. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka, serta memberikan bantuan yang diharapkan mampu meringankan beban hidup warga," kata Rienova.
Kunjungan penuh kehangatan berlanjut ke Yayasan Elsafan yang berlokasi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kader Gekira, Ariston Silalahi, turut hadir memberikan dorongan moral serta kasih sayang kepada para penghuni yayasan.
"Kehadiran kami di sini adalah untuk menyampaikan pesan bahwa masyarakat peduli dan mencintai kalian. Setiap anak adalah istimewa dan memiliki potensi yang luar biasa," ujar Ariston.
Melki menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan menegaskan komitmen kuat organisasi dalam membantu peningkatan martabat masyarakat. Ia berharap program aksi sosial semacam ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan pada masa depan.
"Kami percaya bahwa perubahan sosial dimulai dari kepedulian kita terhadap sesama. Gekira akan terus berkomitmen untuk menjadi organisasi yang tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak nyata untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah panggilan hati dan tanggung jawab moral kami sebagai bagian dari masyarakat Indonesia," ucap Melki.
Kegiatan bakti sosial tersebut membuktikan kepedulian nyata organisasi terhadap kondisi kehidupan masyarakat kelas bawah saat ini. Langkah ini juga sekaligus menempatkan kemanusiaan sebagai prioritas utama dalam menjalankan seluruh program kerja organisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....