Warga Minta Pemkot Bekasi Tunda Penutupan Perlintasan di Belakang Grand Mall

  • 25 Mei 2026 16:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Warga meminta Pemkot Bekasi melakukan kajian serta mencari solusi terbaik untuk masyarakat.
  • Warga meminta Pemkot Bekasi menunda penutupan perlintasan sebidang di belakang Grand Mall.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Sejumlah warga Medan Satria meminta Pemkot Bekasi menunda rencana penutupan perlintasan sebidang di belakang Grand Mall Bekasi. Usulan tersebut disampaikan warga dalam rapat bersama dengan perwakilan Pemkot Bekasi di Kantor Kelurahan Harapan Mulya, Senin, 25 Mei 2026.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harapan Mulya, Widi Sugiarto, dalam rapat meminta Pemkot Bekasi mempertimbangkan aspek kebutuhan masyarakat. Terutama berkaitan dengan akses dan mobilitas warga sehari-hari jika perlintasan sebidang tersebut ditutup.

Ia tidak menampik bahwa aspek keselamatan memang menjadi prioritas utama. Namun ia berharap agar Pemkot Bekasi mengkaji lebih dahulu rencana tersebut hingga ada solusi konkrit untuk warga.

"Kami juga berharap Pemkot Bekasi dapat mengkaji kembali rencana penutupan ini. Hingga terdapat langkah solutif yang konkret bagi masyarakat, terutama terkait akses pengganti yang aman dan layak,” katanya, dalam rapat yang dihadiri perwakilan masyarakat dan juga Pemkot Bekasi, tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Teguh Indarto, mengatakan penutupan perlintasan sebidang di Grand Mall Bekasi ditunda sementara. Keputusan tersebut merupakan hasil rapat atau musyawarah yang disepakati warga dengan pihak Pemkot Bekasi.

"Sementara ditunda hingga waktu yang akan ditentukan. Sambil menunggu kajian lanjutan dan langkah konkret dari Pemkot Bekasi untuk menghadirkan solusi keselamatan dan mobilitas masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengatakan perlintasan sebidang di belakang Grand Mall Bekasi ditutup karena berstatus liar. Mengingat perlintasan sebidang tersebut tidak terintegrasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....