Menjelang Iduladha, Pedagang Sapi di Bekasi Ngaku Penjualan Turun

  • 26 Mei 2026 14:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pedagang sapi di Kota Bekasi mengaku mengalami penurunan penjualan sapi untuk kurban pada Iduladha 2026.
  • Penurunan penjualan bisa mencapai sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi - Sejumlah pedagang sapi di Kota Bekasi mengaku mengalami penurunan jumlah penjualan sapi pada Iduladha 2026. Bahkan, penurunan penjualan bisa mencapai kisaran angka 10 persen jika dibandingkan dengan Iduladha tahun lalu.

Salah seorang pedagang sapi di Kota Bekasi, Agus mengatakan, jika Iduladha tahun lalu ia bisa menjual sapi lebih dari 200 ekor. Sedangkan, di tahun ini, ia hanya menjual sapi di kisaran 190 ekor.

Ia mengatakan, para pelanggan lama tidak membeli sapi sebanyak tahun lalu. Jika di tahun lalu membeli sebanyak 10 ekor, tahun ini hanya membeli 7 ekor sapi saja.

Beruntungnya kata dia, ada sejumlah pembeli baru membeli sapi di tempatnya. Sehingga penjualan sapi di tempatnya tidak terlalu anjlok.

"Kalau tahun ini agak turun penjualan, karena pelanggan lama biasa beli sepuluh ekor sekarang cuma tujuh ekor. Untungnya ada berdatangan pembeli baru, jadi sedikit terbantu," katanya kepada RRI, di Bekasi, Selasa, 26 Mei 2026.

Menurutnya, pada Iduladha kali ini, sapi dari bali banyak dicari oleh para pembeli. Hanya saja stok sapi bali di pasaran saat ini sangat sedikit dan cenderung langka.

Oleh karena itu kata dia, banyak pembeli yang akhirnya beralih untuk membeli sapi jenis lain. Seperti limosin atau jenis Peranakan Ongole (PO).

"Sapi Bali itu sekarang justru langka di pasaran, padahal permintaan tinggi. Jadi ya sudah, pembeli memilih sapi lain seperti limosin dan sapi PO," katanya.

Ia menyebut, pada Iduladha kali ini harga sapi ada di kisaran Rp21 juta hingga 27. Hal ini tergantung dari pada bobot dan jenis sapinya.

"Kalau Sapi Bali itu sekitar 21 juta harga pasarannya, kaya saya jual itu segitu. Nah, sapi lain ya ada yang sampai 27 juta tergantung jenis sapinya sama beratnya," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....