Menteri PKP Pastikan Rusunawa Bintaro Nyaman bagi Nelayan Mataram

  • 19 Mei 2026 23:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau Rusunawa Bintaro di Kota Mataram untuk memastikan kualitas hunian warga
  • Rusunawa Bintaro diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya nelayan pesisir Kota Mataram
  • Biaya sewa rusunawa ditetapkan sekitar Rp150 ribu per bulan dengan fasilitas hunian fully furnished

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri PKP meninjau Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bintaro di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 19 Mei 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas hunian dan kenyamanan masyarakat penghuni rusunawa yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

Dalam kunjungan itu, Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan langsung kondisi unit hunian dan fasilitas umum kawasan rusunawa. Menurutnya pembangunan rumah susun tidak hanya menghadirkan bangunan fisik bagi masyarakat.

Pemerintah juga ingin memastikan lingkungan hunian mampu mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warga. Ia menilai lokasi Rusunawa Bintaro yang dekat kawasan pantai memudahkan nelayan menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kementerian PKP terus berupaya menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan dekat dengan pusat aktivitas masyarakat. Dengan begitu, diharapkan kesejahteraan warga dapat meningkat,” kata Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tersebut dalam keterangan tertulis, Selasa, 19 Mei 2026.

Selain itu, Maruarar turut berdialog dengan sejumlah penghuni rusun di kawasan pesisir Kota Mataram tersebut. Salah seorang warga diketahui bekerja sebagai tukang urut sekaligus memiliki usaha warung kecil untuk membantu kebutuhan keluarga.

Menteri yang akrab disapa Ara itu berharap hunian yang disediakan pemerintah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penghuninya. “Semoga ibu berkah ya bu tinggal di sini, semoga bermanfaat dan selalu sehat-sehat,” ujarnya.

Sebagai informasi, Rusunawa Bintaro ini memiliki satu twin block bangunan tiga lantai dengan total 44 unit kamar tipe 36. Setiap unit dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan kamar mandi untuk kebutuhan keluarga.

Seluruh unit hunian telah diserahkan dalam kondisi fully furnished kepada masyarakat penghuni rusunawa tersebut. Fasilitas dasar berupa mebel juga disediakan pemerintah untuk menunjang kenyamanan warga sejak pertama menempati hunian.

Biaya sewa Rusunawa Bintaro ini ditetapkan sekitar Rp150 ribu per bulan bagi masyarakat yang menghuninya. Hunian tersebut diharapkan menjadi solusi tempat tinggal layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya nelayan pesisir Kota Mataram.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....