Petugas Monas Sebut Volume Sampah Naik Drastis saat Libur dan Acara Besar

  • 16 Mei 2026 12:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Volume sampah di kawasan Monas saat kegiatan besar dapat mencapai lebih dari 10 ton
  • Petugas kebersihan Monas tetap siaga menjaga kenyamanan pengunjung dan kebersihan kawasan wisata
  • Petugas Monas menyebut volume sampah meningkat drastis saat libur panjang dan acara besar berlangsung

RRI.CO.ID, Jakarta – Petugas kebersihan Monumen Nasional (Monas) Ahmad Dumyati mengatakan volume sampah meningkat drastis saat libur panjang dan acara besar berlangsung. Menurutnya, lonjakan sampah terjadi seiring meningkatnya jumlah pengunjung di kawasan Monas.

“Lumayan meningkat. Tapi kalau masalah sampah banyak itu pas ada acara, kayak ada event kemarin, itu bisa berlipat-lipat ganda sampahnya,” ujar Ahmad saat ditemui RRI.CO.ID di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 Mei 2026.

Ahmad menyebut peningkatan volume sampah pada kegiatan besar bahkan mencapai lebih dari 10 ton. “Kalau di kubik sih udah berapa ton, lebih dari 10 tonan,” katanya.

Untuk pembuangannya, ia menjelaskan sampah terlebih dahulu dikumpulkan di tempat penampungan sementara kawasan Monas. Setelah penuh, sampah kemudian diangkut menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Selain mengangkut sampah, Ahmad juga bertugas melakukan penyiraman kawasan Monas setiap harinya. Ia menyebut penyiraman dilakukan dalam dua shift mulai pagi hingga tengah malam.

“Kita dari pagi jam 6 sampai jam 4 sore. Kemudian lanjut lagi dari jam 4 sampai jam 12 malam,” ucapnya pria yang sudah bertugas selama 23 tahun itu.

Petugas menyebut kebutuhan air penyiraman kawasan Monas dapat mencapai sekitar 120 ribu liter per hari. Penyiraman dilakukan menggunakan dengan dua mobil tangki dan sistem sprinkler di area taman.

Ahmad mengatakan petugas tetap berupaya menjaga kebersihan tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung kawasan Monas. Karena itu, petugas juga rutin mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan melalui papan peringatan dan imbauan langsung di lapangan.

Untuk itu kan semaksimal mungkin kita juga jangan sampai mengganggu pengunjung juga. Kita tetap jaga kebersihan, kita stand-by agar pengunjung itu merasakan nyaman,” kata Ahmad.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....