Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diberlakukan Imbas Pemeliharaan Jalan

  • 08 Mei 2026 15:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melanjutkan rekayasa lalu lintas contraflow secara situasional di ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek guna menjaga kelancaran arus kendaraan di tengah pekerjaan pemeliharaan jalan.
  • JTT menyatakan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap kondisi lalu lintas serta progres pekerjaan pemeliharaan jalan.

RRI.CO.ID, Karawang - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melanjutkan rekayasa lalu lintas contraflow secara situasional di ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek. Guna menjaga kelancaran arus kendaraan di tengah pekerjaan pemeliharaan jalan.

VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan contraflow diterapkan berdasarkan diskresi kepolisian. Yakni, mulai dari KM 23 hingga KM 28 arah Cikampek sejak pukul 06.56 WIB.

Menurutnya, rekayasa lalu lintas ini merupakan langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus kendaraan seiring peningkatan volume lalu lintas. Sekaligus mendukung pekerjaan pemeliharaan jalan di KM 28+175 arah Cikampek yang telah berlangsung sejak Kamis 7 Mei 2026.

“Pemberlakuan contraflow dilakukan secara situasional berdasarkan koordinasi dan diskresi kepolisian. Guna memastikan mobilitas pengguna jalan tetap terjaga,” ujar Ria dalam keterangannya di Karawang, Jumat 8 Mei 2026.

Ia menambahkan, berdasarkan evaluasi kondisi lalu lintas dan perkembangan pekerjaan di lapangan sejak hari sebelumnya, contraflow diberlakukan lebih awal. Hal ini sebagai upaya menjaga distribusi arus kendaraan tetap lancar sejak pagi hari.

JTT menyatakan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap kondisi lalu lintas serta progres pekerjaan pemeliharaan jalan, sekaligus menyampaikan informasi terbaru kepada pengguna jalan secara berkelanjutan. Agar pekerjaan dapat berjalan optimal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.

Selain pengaturan lalu lintas, JTT mengoptimalkan pemantauan arus kendaraan melalui CCTV serta menyiagakan petugas di lapangan untuk memastikan rekayasa berjalan efektif dan aman. Pihak Jasamarga juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama pelaksanaan pekerjaan dan rekayasa lalu lintas.

JTT mengapresiasi kesabaran pengguna jalan serta mengimbau masyarakat mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, mematuhi rambu dan arahan petugas. Serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....