Andra Soni Yakin Banten Kian Tumbuh jadi Kekuatan Ekonomi Baru di Pulau Jawa

  • 08 Mei 2026 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gubernur Banten, Andra Soni, optimistis Provinsi Banten akan terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional
  • Saat ini jumlah penduduk Banten mendekati 13 juta jiwa yang tersebar di empat kota dan empat kabupaten

RRI.CO.ID, Banten - Gubernur Banten, Andra Soni, optimistis daerahnya akan terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, letak geografis yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta dinilai menjadi modal besar bagi percepatan pembangunan dan investasi.

Ia mengatakan, keterbukaan Banten terhadap investasi dan mobilitas masyarakat turut mendorong perkembangan ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Banten tumbuh 5,64 persen secara year-on-year.

Dan ini sedikit di atas pertumbuhan nasional yang berada di angka 5,61 persen. Dari sisi produksi, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,88 persen.

“Capaian ini menjadi sinyal positif bagi penguatan ekonomi daerah ke depan. Dan ini menjadi pertumbuhan ekonomi yang demikian tentu patut disyukuri,” ujar Andra Soni, Jumat, 8 Mei 2026.

Andra juga menyebut tingkat kemandirian fiskal Provinsi Banten kini telah mencapai sekitar 70 persen. Pendapatan asli daerah (PAD) masih didominasi pajak kendaraan bermotor seiring tingginya aktivitas ekonomi dan jumlah penduduk.

Saat ini jumlah penduduk Banten mendekati 13 juta jiwa yang tersebar di empat kota dan empat kabupaten. Kemudian sektor pendidikan juga berkembang pesat dengan jumlah mahasiswa mencapai sekitar 1,8 juta orang di berbagai perguruan tinggi.

“Di sektor pangan, Banten masuk delapan besar produsen beras nasional. Pada 2025, luas panen padi tercatat mencapai 345.421 hektare dengan total produksi sekitar 1,8 juta ton,” ujarnya.

Andra menyoroti keberadaan kawasan pusat pemerintahan terpadu di Banten yang disebut menjadi salah satu yang terbesar di Pulau Jawa. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berada dalam satu kawasan pemerintahan seluas lebih dari 60 hektare.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....