Pengamat Dorong Penanganan Hati-hati Insiden KRL Bekasi Timur

  • 07 Mei 2026 06:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengamat Dorong Penanganan Hati-hati Insiden KRL Bekasi Timur
  • Pengamat Dorong Penanganan Hati-hati Insiden KRL

RRI.CO.ID, Jakarta — Penanganan insiden antara kereta rel listrik (KRL) dan KA Argo di kawasan Bekasi Timur mendapat perhatian dari kalangan pengamat transportasi. Proses investigasi dinilai perlu dilakukan secara menyeluruh agar penyebab kejadian dapat dipahami secara utuh.

Pengamat transportasi, Milton Daeli, mengatakan investigasi teknis dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) penting menjadi rujukan utama sebelum diambil kesimpulan lebih lanjut. Menurut dia, sejumlah aspek masih perlu didalami, termasuk sistem persinyalan, komunikasi operasional, serta prosedur perjalanan kereta.

“Informasi yang berkembang saat ini masih bersifat awal. Sehingga perlu dikaji lebih lanjut melalui investigasi resmi agar semua pihak mendapatkan gambaran yang objektif,” ujar Milton, Kamis 7 Mei 2026.

Ia menilai, dalam operasional perkeretaapian, masinis bekerja berdasarkan instrumen dan sinyal resmi yang menjadi acuan perjalanan kereta. Karena itu, proses evaluasi disebut perlu melihat keseluruhan sistem operasional secara komprehensif.

“Setiap unsur perlu ditelusuri secara proporsional. Baik dari sisi teknis, operasional, maupun pengawasan, sehingga hasil investigasi benar-benar menyeluruh,” katanya.

Milton juga mengingatkan pentingnya transparansi dalam proses penanganan insiden. Agar publik memperoleh penjelasan yang jelas mengenai faktor-faktor yang menyebabkan kejadian tersebut.

Menurut dia, investigasi KNKT memiliki peran penting untuk mengurai aspek teknis dalam kecelakaan transportasi. Sehingga hasilnya dapat menjadi dasar evaluasi bersama bagi seluruh pihak terkait.

“Yang terpenting saat ini adalah mendukung proses investigasi berjalan dengan baik. Agar nantinya dapat diperoleh rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan keselamatan transportasi,” ujarnya.

Hingga kini, investigasi terkait insiden tersebut masih berlangsung. Hingga kini juga belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab kejadian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....