Cerita Warga Kampung Lebak Bekasi, dalam Dua Minggu Kebanjiran Empat Kali
- 05 Mei 2026 15:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Banjir di Kampung Lebak Bekasi Utara semakin sering terjadi, dalam dua minggu terakhir terjadi hingga 4 kali.
- Warga berharap pemerintah membangun tanggul di sepanjang Kali Bekasi khusunya di Kampung Lebak agar pemukiman mereka tak lagi banjir.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Salah seorang warga Kampung Lebak, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Hari bercerita bahwa banjir di Kampung Lebak makin sering terjadi. Bahkan dalam dua minggu terakhir banjir terjadi sebanyak empat kali.
Menurutnya, banjir terakhir terjadi pada, Jumat, 1 Mei 2026 lalu. Dan kembali terjadi pada, Senin, 4 Mei 2026 malam hari dan belum surut hingga hari ini.
Ia bercerita, banjir pada Senin, 4 Mei 2026 bisa dibilang cukup parah. Sebab tinggi banjir mencapai 1,5 meter lebih.
Akibatnya, ia terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Termasuk juga warga lain yang rumahnya terdampak banjir.
"Banjirnya makin ke sini semakin sering, dalam dua minggu ini saja terjadi sampai empat kali banjir. Sekarang termasuk parah karena sampai satu setengah meter cuma sudah mulai surut sekarang," katanya, kepada wartawan, Selasa, 5 Mei 2026.
Dengan semakin seringnya banjir, ia meminta Pemkot Bekasi membangun tanggul di sekitar Kampung Lebak. Tepatnya di sepanjang Kali Bekasi yang menjadi penyebab banjir di wilayah tersebut.
"Kalau saya lihat Kali Bekasi juga semakin dangkal karena mungkin banyak lumpur, jadi air gampang naik. Makanya selain lumpur dikeruk, kami juga butuh tanggul untuk menghalau air masuk ke pemukiman kami," katanya.
Perlu diketahui, Kampung Lebak merupakan salah satu pemukiman di Kota Bekasi yang terletak di pinggir Kali Bekasi. Pemukiman ini menjadi langganan banjir setiap debit air Kali Bekasi meningkat.
Seperti pada, Senin, 4 Mei 2026 terjadi peningkatan debit air Kali Bekasi. Jika normalnya Tinggi Muka Air (TMA) Kali Bekasi mencapai 350 centimeter, pada hari itu TMA Kali Bekasi mencapai 635 centimeter.
Akibat debit air Kali Bekasi yang meningkat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat dua permukiman terdampak. Yaitu Kampung Lebak di Bekasi Utara dan Gang Mawar di Bekasi Timur.
Sementara meningkatnya debit air Kali Bekasi dikarenakan kiriman air dari hulu Cileungsi dan Cikeas di Kabupaten Bogor. Yang terjadi karena hujan deras di Wilayah Kabupaten Bogor.
"Tadi malam TMA kali Bekasi mencapai Top Level di 635 centimeter karena kiriman dari hulu di Bogor. Beberapa permukiman terdampak tapi sudah mulai surut saat ini," ujar Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Wisnu Subroto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....