Awan Pelangi Hiasi Langit Sentul City Bogor Jumat Siang
- 02 Mei 2026 06:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Awan berwarna-warni menyerupai pelangi menghiasi langit Sentul Bogor selama kurang lebih 30 menit.
- BMKG menyebut awan pelangi ini merupakan fenomena optik atmosfer yang wajar terjadi.
RRI.CO.ID, Bogor - Fenomena langit tak biasa mengundang decak kagum warga dan pengunjung di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor, Jumat 1 Mei 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Awan berwarna-warni menyerupai pelangi tampak menghiasi langit selama kurang lebih 30 menit sebelum akhirnya tertutup mendung dan disusul hujan.
Pemandangan langka itu terlihat jelas dari pusat perbelanjaan hingga area kuliner, memancing perhatian banyak orang yang sedang beraktivitas di luar ruangan. Dalam hitungan menit, pengunjung ramai-ramai mengarahkan kamera ponsel ke langit untuk mengabadikan momen tersebut.
“Saya lagi nongkrong sama teman. Terus heboh banyak orang lihat awan dan ngarahin kamera ke atas, ternyata ada pelangi di balik awan,” ujar Ryan Herlambang, salah satu saksi mata, seperti dilansir dari media sosial IG.
| Baca juga: Fenomena El Nino dapat Tingkatkan DBD |
Menanggapi kehebohan ini, BMKG memastikan bahwa awan pelangi merupakan fenomena optik atmosfer yang wajar terjadi. Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menjelaskan warna-warni tersebut muncul akibat pembiasan cahaya matahari pada butiran air di udara.
Menurutnya, sumber butiran air bisa berasal dari sisa hujan atau hujan yang terjadi di wilayah berdekatan. Pada saat yang sama, keberadaan awan towering cumulus dapat menutupi sebagian pelangi sehingga bentuknya tampak tidak utuh dan menyerupai gumpalan awan berwarna.
“Pada saat yang sama, tampak adanya awan towering cumulus yang dapat menutupi sebagian pelangi. Sehingga bentuknya terlihat tidak utuh atau tampak seperti ‘awan pelangi’,” ujar Ida.
BMKG pun menegaskan kemunculan fenomena ini bukan indikasi datangnya badai besar atau bencana. Justru, peristiwa tersebut menandakan adanya pertumbuhan awan aktif di atmosfer yang berpotensi memicu hujan lokal.
Kondisi cuaca di kawasan Sentul saat itu memang menunjukkan perbedaan antarwilayah yang berdekatan. Ketika satu titik masih disinari matahari dan menampilkan pelangi, area lain sudah memiliki kandungan uap air tinggi bahkan mengalami hujan.
Fenomena singkat ini pun meninggalkan kesan mendalam bagi warga. Sebuah momen langka yang sejenak menghentikan aktivitas, mengajak orang menengadah, dan mengingatkan bahwa langit kadang punya cara sendiri untuk mencuri perhatian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....