Warga Bekasi Senang karena KRL Lintas Cikarang Kembali Beroperasi
- 29 Apr 2026 22:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KRL Lintas Cikarang sudah kembali beroperasi normal seperti sediakala pasca kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026.
- Warga menyambut antusias kembali beroperasinya KRL Lintas Cikarang yang sempat diberhentikan imbas kecelakaan kereta pada Senin, 29 April 2026.
RRI.CO.ID, Kota.Bekasi - Warga Kota Bekasi menyambut dengan senang kembali beroperasinya seluruh perjalanan KRL Lintas Cikarang. Bagi warga Bekasi keberadaan KRL sangat diperlukan sebagai moda transportasi sehari-hari.
KRL Lintas Cikarang kembali beroperasi pada, Rabu, 29 April 2026 tepatnya pukul 14.00 WIB. Dengan beroperasinya KRL Lintas Cikarang maka sejumlah rute perjalan dari Stasiun Cikarang kembali normal.
KRL Lintas Cikarang mengalami gangguan jadwal keberangkatan karena terjadi tabrakan antara KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek. Kereta jurusan Jakarta-Surabaya itu menabrak KRL dari belakang di Bekasi Timur Senin malam 27 April 2026.
Argo Bromo Anggrek menabrak KRL karena sebelumnya terjadi kecelakaan antara KRL dan sebuah taksi, sehingga KRL tidak bisa melaju. Enam belas orang dikabarkan meninggal dunia dan 90 orang lainya luka-luka.
Di samping KRL Lintas Cikarang, stasiun lain yaitu Tambun, Cibitung, Telaga Murni, Bekasi Timur kembali beroperasi secara normal. Salah seorang warga Jatimulya, Bekasi, Widodo mengatakan senang atas kembali beroperasinya KRL Lintas Cikarang.
Dengan kembali normalnya KRL Lintas Cikarang, ia bisa bepergian dari Stasiun Bekasi Timur. Sebelumnya ia harus ke Stasiun Bekasi yang jarak tempuhnya lebih jauh dari rumahnya.
"Alhamdulilah senang sekali, karena sering banget naik kereta. Irit, waktunya cepat dan harganya murah," katanya, saat dijumpai di Stasiun Bekasi Timur, Rabu, 29 April 2026.
Ia baru mengetahui, bahwa KRL Lintas Cikarang sudah kembali beroperasi saat perjalanan dari Tanah Abang menuju Bekasi. Dalam perjalanan pihak KRL mengumumkan bahwa KRL Lintas Cikarang sudah sepenuhnya aktif.
Dengan pengumuman tersebut, ia yang awalnya akan turun di Stasiun Bekasi akhirnya batal. Widodo memilih turun di Stasiun Bekasi Timur yang lebih dekat dari rumah.
"Saya dari tanah abang, rencana mau turun ke Stasiun Bekasi. Di dalam kereta ada pengumuman kalau arah Cikarang sudah bisa dilalui, akhirnya saya turun di Stasiun Bekasi Timur," katanya.
Sebagai pengguna KRL ia sempat khawatir menggunakan KRL usai peristiwa kecelakaan yang terjadi di Bekasi Timur. Namun ia mencoba menyakinkan diri bahwa tidak akan terjadi apa-apa selama ia menggunakan kereta.
"Rasa takut ada. Tapi ya sudah, kita Bismillah aja tidak akan terjadi apa-apa," katanya.
Sebagai pengguna pihaknya berharap KRL ke depan bisa terus dibenahi dari sisi pelayanan dan juga keselamatan. "Aspek keselamatannya harus diperhatikan, antriannya juga dibuat tertib agar tidak terjadi rebutan di dalam kereta," ujarnya.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dengan beroperasinya KRL Lintas Cikarang. Diharapkan insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada, Senin, 27 April 2026 tidak lagi berulang.
"Yang paling utama harus diperhatika adalah faktor keselamatan. Itu yang kami tekankan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....