Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
- 28 Apr 2026 13:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemprov Jawa Barat menanggung seluruh biaya perawatan korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur tanpa pengecualian.
- Santunan sebesar Rp50 juta diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia sebagai bentuk empati pemerintah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Insiden tersebut melibatkan KA Bromo Anggrek dengan KRL pada Senin malam, 27 April 2026.
Ia menyebut peristiwa itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Terlebih, kecelakaan itu menimbulkan korban jiwa serta sejumlah penumpang yang harus mendapatkan perawatan intensif.
Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan korban. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh korban yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.
“Untuk itu pemerintah Provinsi Jawa Barat, menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat,” ujar Dedi dalam pernyataan video di Instagram, Selasa 28 April 2026. Ia memastikan bantuan tersebut diberikan tanpa pengecualian hingga seluruh korban mendapatkan penanganan yang optimal.
Selain pembiayaan perawatan, Pemprov Jabar juga memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia. Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk empati dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kedua akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing Rp50 juta rupiah. Semoga peristiwa musibah ini adalah peristiwa yang terakhir,” katanya.
Dedi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban dan keluarga. Ia juga menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam situasi darurat seperti ini.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk turut mendoakan para korban. Ia berharap korban yang dirawat segera pulih dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan menghadapi musibah ini.
“Untuk itu mohon doa pada seluruh warga Jawa Barat, agar keluarga korban ditabahkan dan mendapat kesabaran menghadapi musibah ini. Hati-hati di jalan hati-hati di tempat pekerjaan dan hati-hati di rumah, karena musibah bisa terjadi kapan saja,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....