Dinas Perdagangan Kota Bekasi Prediksi Harga Sayuran Naik

  • 22 Apr 2026 20:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Disdagperin Kota Bekasi memperkirakan adanya potensi kenaikan harga sayuran dampak dari cuaca ekstrem.
  • Keberadaan cuaca ekstrem bisa berdampak pada penurunan produktifitas panen sayuran di daerah pemasok yang akan berimplikasi pada naiknya harga sayur.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi memprediksi harga sayur akan naik akibat cuaca ekstrem. Kendati sampai saat ini sejumlah sayuran di pasar tradisional di Kota Bekasi relatif stabil.

Menurut Analis Perdagangan Disdagperin Kota Bekasi, Eko Wijatmiko, cuaca ekstrem akan sangat berdampak pada penurunan kualitas sayuran. Hal itu memicu adanya kenaikan harga sayur akibat hasil panen yang kurang.

"Untuk saat ini, memang belum terlihat adanya kenaikan harga secara masif. Baru Kentang di harga 20 ribu per kilogram," kata Eko, Rabu, 22 April 2026.

Selain kentang, harga cabai rawit merah juga masih tinggi seharga Rp65 hingga Rp70 ribu per kilogramnya. Harga ini jauh diatas harga acuan penjualan Rp45 ribu rupiah.

Cuaca ekstrem tidak hanya melanda Bekasi, namun juga melanda wilayah Indonesia lainya. Akibat cuaca ekstrem terjadi penuruana kualitas hasil panen termasuk sayuran yang cepat layu dan membusuk.

Wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi pada bulan April 2006 dilanda cuaca ekstrem. Hal ini ditandai dengan hujan lebat, angin kencang dan menyebabkan pohon tumbang.

Eko menjelaskan, untuk cabai rawit merah kenaikan terjadi bukan karena turunnya pasokan dari daerah penghasil. Cabai rawit naik juga dipengaruhi peningkatan permintaan di tengah masyarakat.

"Sekarang kan sudah normal lagi setelah libur lebaran. Restoran, warung sudah mulai buka jadi permintaanya tinggi sehingga mempengaruhi harga cabai rawit merah," katanya.

Namun demikian, secara keseluruhan sejumlah harga komoditas pokok relatif stabil. Seperti minyak, beras maupun telur sampai saat ini di Kota Bekasi harganya masih terkendali.

"Untuk harga kebutuhan lain masih normal, tidak ada kenaikan. Seperti minyak, beras, tepung, telur harganya masih normal tidak naik," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....