Ini Cara Pengusaha Tahu dan Tempe Siasati Kedelai Naik
- 18 Apr 2026 06:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemilik usaha tahu dan tempe menyiasati produksi agar tetap dibeli konsumen. Yaitu dengan cara mengurangi gramasi dari tempe yang dijual.
“Harga tempe tetap dijual Rp5.000 dengan berat yang diperkecil menjadi 400 gram. Dari yang biasanya sekitar 500 gram dengan harga Rp5.000,” kata pemilik usaha tahu dan tempe Manalagi Wonosobo, Ngaliman Zuhri, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, kenaikan harga bahan baku ini cukup memberatkan pelaku usaha. Terutama karena tidak mudah untuk menaikkan harga jual produk ke konsumen.
“Terkait kenaikan ini, kami sebagai pengrajin disuruh menaikkan harga juga susah. Jadi kami harus memutar otak bagaimana tetap ada laba,” ujarnya.
Dari sisi pasokan, perajin mengaku ketersediaan kedelai di daerahnya masih relatif aman. Meskipun harga kedelai menyentuh Rp11.000 per kilogram dari harga Rp9.000.
Sementara, kenaikan harga kedelai di pasar global mulai menjadi perhatian pelaku usaha olahan di dalam negeri. Namun, kondisi tersebut belum berdampak signifikan bagi pedagang tempe dan tahu di Purwokerto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....