Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX akan Dilanjutkan Jumat Pagi Ini
- 17 Apr 2026 05:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Proses evakuasi korban jatuhnya helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air akan dilanjutkan, Jumat 17 April 2026, besok.
- Tim SAR gabungan dijadwalkan melanjutkan operasi pada pagi hari dengan fokus mengevakuasi sisa korban dari badan helikopter.
RRI.CO.ID, Jakarta - Proses evakuasi korban jatuhnya helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air akan dilanjutkan, Jumat 17 April 2026 pagi ini. Sebelmnya, Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan tujuh korban meninggal dunia di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Evakuasi dihentikan sementara karena kondisi medan dan cuaca tidak memungkinkan. Operasi penyelamatan akan dilanjutkan pada Jumat pagi.
“Kita lanjutkan besok pagi. Termasuk upaya memotong puing helikopter untuk mengeluarkan jenazah yang masih berada di dalam,” ujar Komandan Kodim 1204/Sanggau, Nurrachman Gindha Dradhizya, Kamis 16 April 2026, malam.
Ia mengatakan empat jenazah telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Sedangkan tiga jenazah lainnya masih berada di dalam helikopter.
“Empat jenazah sudah berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kantong mayat. Sementara tiga jenazah lainnya masih berada di dalam badan helikopter,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Sekadau, Sugianto, menyebut tim sebenarnya telah mencapai titik lokasi jatuhnya helikopter. Namun evakuasi malam hari dinilai berisiko.
“Kami sudah berada di TKP. Tetapi kondisi sangat gelap dan medan terjal sehingga tidak memungkinkan dilakukan evakuasi malam ini,” ucapnya.
Berdasarkan data manifes, helikopter tersebut mengangkut delapan orang, terdiri atas dua kru. Yakni, Capt Marindra W (pilot) dan Harun Arasyid (EOB), serta enam penumpang: Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
Proses evakuasi dipastikan masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan dijadwalkan melanjutkan operasi pada pagi hari dengan fokus mengevakuasi sisa korban dari badan helikopter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....