Tim SAR: Tujuh Korban Helikopter PK-CFX Ditemukan Meninggal

  • 17 Apr 2026 05:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim SAR gabungan berhasil menemukan tujuh korban helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air yang jatuh, Kamis 16 April 2026.
  • Seluruh korban dinyatakan meninggal dunia di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tim SAR gabungan berhasil menemukan tujuh korban helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air yang jatuh, Kamis 16 April 2026. Seluruh korban dinyatakan meninggal dunia di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Komandan Kodim 1204/Sanggau, Nurrachman Gindha Dradhizya, mengatakan empat jenazah telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Sedangkan tiga jenazah lainnya masih berada di dalam helikopter.

“Empat jenazah sudah berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kantong mayat. Sementara tiga jenazah lainnya masih berada di dalam badan helikopter,” ujarnya, Kamis 16 April 2026, malam.

Evakuasi dihentikan sementara karena kondisi medan dan cuaca tidak memungkinkan. Operasi penyelamatan akan dilanjutkan pada Jumat pagi.

“Kita lanjutkan besok pagi. Termasuk upaya memotong puing helikopter untuk mengeluarkan jenazah yang masih berada di dalam,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Sekadau, Sugianto, menyebut tim sebenarnya telah mencapai titik lokasi jatuhnya helikopter. Namun evakuasi malam hari dinilai berisiko.

“Kami sudah berada di TKP. Tetapi kondisi sangat gelap dan medan terjal sehingga tidak memungkinkan dilakukan evakuasi malam ini,” ucapnya.

Berdasarkan data manifes, helikopter tersebut mengangkut delapan orang, terdiri atas dua kru. Yakni, Capt Marindra W (pilot) dan Harun Arasyid (EOB), serta enam penumpang: Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Proses evakuasi dipastikan masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan dijadwalkan melanjutkan operasi pada pagi hari dengan fokus mengevakuasi sisa korban dari badan helikopter.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....