Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kasus Perbuatan Asusila

  • 16 Apr 2026 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Universitas Padjadjaran mengambil langkah tegas atas dugaan perbuatan asusila yang dilakukan oknum dosen
  • Penanganan cepat dilakukan untuk memastikan perlindungan korban tetap menjadi prioritas utama
  • Langkah tersebut diambil setelah kampus menerima laporan lengkap dari pihak terkait

RRI.CO.ID, Sumedang - Universitas Padjadjaran mengambil langkah tegas atas dugaan perbuatan asusila yang dilakukan oknum dosen. Penanganan cepat dilakukan untuk memastikan perlindungan korban tetap menjadi prioritas utama.

Rektor Unpad Prof Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menegaskan komitmen kampus. Ia menyatakan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk perbuatan asusila.

"Setelah menerima laporan secara lengkap, pada hari yang sama Unpad segera menonaktifkan dosen tersebut. Unpad akan konsisten memproses sesuai hukum dan memprioritaskan keselamatan korban," kata Prof Arief, Kamis, 16 April 2026.

Langkah tersebut diambil setelah kampus menerima laporan lengkap dari pihak terkait. Kasus ini melibatkan seorang dosen yang berstatus guru besar di lingkungan kampus.

Selain penonaktifan, Unpad membentuk tim investigasi untuk menelusuri kasus secara menyeluruh. Tim melibatkan Satgas PPKS serta unsur Senat Fakultas untuk memastikan objektivitas.

Pihak kampus menegaskan proses pembuktian dilakukan dengan kehati-hatian. Langkah ini penting agar tidak menimbulkan keputusan yang keliru.

Meski demikian, keberpihakan kampus tetap diarahkan kepada korban. Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen perlindungan yang berkeadilan.

Jika terbukti terjadi pelanggaran, sanksi akan dijatuhkan sesuai ketentuan berlaku. Unpad menegaskan seluruh proses mengacu pada peraturan perundang-undangan.

Kampus juga memastikan penanganan ini bagian dari upaya yang lebih luas. Tujuannya menciptakan lingkungan akademik yang aman dan kondusif.

Unpad mengajak seluruh sivitas akademika untuk mendukung pencegahan kekerasan. Partisipasi bersama dinilai penting dalam membangun ruang kampus yang aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....