Pemprov Jakarta Perluas Kawasan Pemberantasan Ikan Sapu-sapu
- 16 Apr 2026 12:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas kawasan pemberantasan ikan sapu-sapu di lima wilayah kota. Dengan total ada 10 titik pemantauan aliran air di Jakarta.
"Jadi Jumat pagi besok kami bergerak dari tindakan sebelumnya. Wilayah kami perluas untuk memberantas ikan sapu-sapu," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Kamis (16/4/2026).
Pihak terkait menyebut hingga saat ini belum dapat memprediksi secara pasti jumlah populasi ikan sapu-sapu di perairan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah turut berkolaborasi dengan kalangan akademisi untuk melakukan kajian lebih mendalam.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap ikan serta kualitas air di habitatnya. Hasil uji laboratorium menemukan adanya cemaran bakteri salmonella dan kandungan merkuri pada ikan sapu-sapu.
"Meski demikian, ikan ini masih kerap dimanfaatkan secara ekonomi karena mudah didapat. Namun, masyarakat diimbau untuk waspada karena adanya potensi residu berbahaya jika dikonsumsi," katanya.
Dalam upaya pengendalian, penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan secara manusiawi. Setelah ditangkap, ikan akan dikubur untuk mencegahnya kembali ke perairan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran di lima wilayah kota administrasi untuk menggelar kerja bakti serentak pada Jumat pagi. Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan saluran air sekaligus mengurangi populasi ikan sapu-sapu yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Instruksi tersebut disampaikan Pramono sebagai bagian dari langkah terpadu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga kualitas lingkungan perkotaan. Ia menegaskan bahwa kerja bakti tidak hanya bersifat simbolis, melainkan menjadi gerakan kolektif untuk memperbaiki ekosistem saluran air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....