BPBD Kota Tangerang Sebut Pemicu Banjir Bendungan Polor

  • 07 Apr 2026 03:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala BPBD Kota Tangerang menyalahkan debit air dari Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan penyebab banjir
  • Banjir Kota Tangerang berada pada jembatan Polor, Cipondoh

RRI.CO.ID, Tangerang - Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar membeberkan pemicu banjir yang melanda wilayahnya. Hal itu akibat aliran debit air dari wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang.

Akibatnya, sambung Mahdiar, daerah aliran sungai (DAS) Kali Angke menjadi meluap yang berdampak langsung pada pemukiman di Kota Tangerang. Hal tersebut menjadi alasan fokus utama penanganan utama pada kawasan Bendungan Polor yang mengalami hambatan aliran cukup serius.

Mahdiar mengonfirmasi bila posisi Bendungan Polor menjadi titik paling rawan karena menerima tumpukan material hanyut. "Air dari Tangsel dan Kabupaten Tangerang, terutama di DAS Kali Angke, maka yang paling terdampak terutama wilayah di area Bendungan Polor," ujarnya, Senin 6 April 2026.

Masalah teknis dilapangan menunjukkan konstruksi jembatan dan perilaku membuang sampah sembarangan menjadi faktor pengali ketinggian air. Hal ini menyebabkan wilayah disekitar kaki jembatan terendam lebih cepat dibandingkan area lainnya.

Meski wilayah seperti Duren Villa dan Ciledug Indah sempat tergenang 25-40 sentimeter, kondisi di Bendungan Polor jauh lebih mengkhawatirkan. Sebab dengan ketinggian air yang sempat menyentuh angka 1,20 meter.

"Ya, terakhir kemarin itu di sore hari itu masih 1,20 meter. Hari ini memang Polornya juga masih cukup tinggi namun mungkin kisarannya lebih rendah dari sore hari kemarin," katanya.

Guna memantau pergerakan air secara real-time, BPBD terus mengandalkan integrasi data digital. Langkah ini diambil untuk memastikan peringatan dini sampai kepada warga tepat waktu, mengingat cuaca yang sulit diprediksi selama masa peralihan musim.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkot Tangsel, TB Asep Nurdin menyatakan pihaknya meminta maaf bagi warga yang terdampak banjir. "Atas nama Bapak Wali Kota dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat," ucap Asep

Dia menyebut Pemkot Tangsel memahami beban berat diterima warga terdampak banjir dibeberapa wilayah. "Kami sangat menyadari betapa berat beban yang dirasakan warga saat rumah dan akses jalannya terendam," kata dia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....