BPBD: Puting Beliung Rusak Empat Sekolah di OKU Selatan

  • 05 Apr 2026 19:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Angin puting beliung menerjang wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, hingga merusak atap empat sekolah dan sejumlah fasilitas umum.
  • Selain merusak bangunan, bencana juga menyebabkan genangan air di Jalan Pemkab OKU Selatan.

RRI.CO.ID,, Muaradua - Angin puting beliung menerjang wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, hingga merusak atap empat sekolah dan sejumlah fasilitas umum. Meski demikian, peristiwa yang terjadi pada Sabtu 4 April 2026 malam itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan Heri Pramono saat dihubungi dari Baturaja, Minggu, 5 April 2026. Ia mengatakan hujan lebat disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB memicu kerusakan di sejumlah titik.

Selain merusak bangunan, bencana juga menyebabkan genangan air di Jalan Pemkab OKU Selatan. Serta pohon tumbang di jalan antar desa yang sempat menghambat arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat.

Empat sekolah yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang yakni PAUD Bunga Bangsa, TK Pembina Simpang Agung. Kemudian, SD Negeri 2 Simpang Agung, dan SD Negeri 7 Sinar Mulyo.

Selain itu, puluhan lapak pedagang uuga turut terdampak. “Rata-rata fasilitas umum ini mengalami kerusakan pada bagian atap akibat puting beliung,” kata Heri.

Ia menjelaskan, pohon tumbang terjadi di enam titik jalan utama antar desa. Meliputi Desa Simpangan, Bungin Campang, Simpang Agung, Sinar Mulyo, Pelangki, dan Desa Mehanggin.

Petugas BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan puing atap bangunan dan mengevakuasi pohon tumbang. Agar fasilitas umum dapat segera difungsikan kembali.

Proses pembersihan kini telah rampung. “Saat ini aktivitas masyarakat sudah kembali normal,” ujarnya.

Heri mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan selama masa pancaroba. Ini ditandai cuaca panas terik disertai hujan lebat dan angin kencang secara tiba-tiba.

Ia mengingatkan peringatan dini dari BMKG untuk periode dasarian 1–10 April 2026 yang menempatkan wilayah OKU Selatan dalam status waspada potensi cuaca ekstrem. “Warga diharapkan tetap waspada agar kejadian serupa tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....