Gubernur Sebut Penerapan WFH di Pemprov Jabar Berjalan Efektif
- 30 Mar 2026 23:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan pelaksanaan WFH di lingkungan Pemprov Jabar berjalan efektif
- Sejumlah pemerintah kota dan kabupaten di Jawa Barat mulai memberlakukan WFH salah satunya Kota Bekasi
RRI.CO.ID, Kota Bandung- Penerapan work from home (WFH) di Pemprov Jawa Barat (Jabar) setiap hari Kamis dinilai efektif. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Pihaknya menekankan, kinerja aparatur sipil negara tidak hanya dilihat dari kehadiran fisik di kantor saja. Namun juga pada hasil pembangunan yang dicapai.
“Kita sudah dari dulu jalankan WFH efektif, ihat saja produk pembangunannya, berhasil atau tidak. Selama ini administrasi berjalan dengan baik, kemudian realisasi belanja anggaran malah over,” katanya di Gedung Sate, Senin, 30 Maret 2026.
Ia juga menegaskan pentingnya efektivitas birokrasi di lingkungan Pemprov Jabar. Serta penguatan tenaga teknis dalam pelayanan publik.
Menurut Dedi, pemerintah membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia yang terlibat langsung dalam pelayanan teknis. Oleh karena itu, ke depan, ia akan memperbanyak tenaga yang bekerja pada layanan-layanan yang bersifat teknis langsung.
"Problem dari kita ini lebih banyak jabatan struktural. Lebih banyak fungsi-fungsi yang menyuruh dibanding yang mengerjakan," ujarnya.
Selain Pemprov Jabar yang sudah mulai WFH, sejumlah pemerintah kota dan kabupaten di Jabar juga akan mulai menerapkannya. Salah satunya Pemkot Bekasi yang akan mulai menerapkan WFH mulai pekan depan setiap hari Rabu.
Pemberlakukan kebijakan WFH sebagai upaya efisiensi terhadap penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan energi listrik. Hal ini yang berpedoman pada arahan pemerintah pusat menyikapi dampak gejolak global.
"Kita telah kaji dan evaluasi. Kemudian kita putuskan sementara mulai minggu depan kita WFH setiap hari Rabu," kata Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....