Gunung Marapi Erupsi Dua Kali, Status Waspada Tetap Berlaku

  • 26 Mar 2026 18:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali erupsi dua kali dalam waktu berdekatan
  • Letusan terjadi pada Kamis, 26 Maret 2026, pagi di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar
  • Durasi letusan tercatat selama 22 detik

RRI.CO.ID, Padang - Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali erupsi dua kali dalam waktu berdekatan. Letusan terjadi pada Kamis, 26 Maret 2026, pagi di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

“Terjadi erupsi Gunung Marapi pada Kamis pukul 09.56 WIB,” kata petugas PGA Teguh Firmansyah. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 10 milimeter.

Durasi letusan tercatat selama 22 detik.

Kolom abu tidak teramati karena tertutup awan. Letusan pertama terjadi pukul 08.28 WIB pada hari yang sama.

Tinggi kolom abu juga tidak teramati dalam laporan awal. Amplitudo awal tercatat 21,6 milimeter sebelum diperbarui.

Data terbaru menunjukkan amplitudo maksimum mencapai 22 milimeter. Durasi letusan pertama tercatat selama 27 detik.

Aktivitas vulkanik masih terus dipantau oleh petugas. Sepanjang 1 hingga 26 Maret 2026, Marapi tercatat meletus sembilan kali.

Dari jumlah tersebut, hanya satu letusan dengan kolom abu teramati. Letusan pada 9 Maret menghasilkan kolom abu setinggi 1.600 meter.

Durasi letusan saat itu tercatat selama 33 detik. Sebagian besar kolom abu lainnya tertutup awan.

Sehingga tidak dapat diamati secara visual.

Saat ini Gunung Marapi berstatus Level II atau Waspada. Masyarakat diminta mematuhi rekomendasi dari PVMBG.

Aktivitas dilarang dalam radius tiga kilometer dari kawah Verbeek. Potensi lahar dingin juga perlu diwaspadai saat hujan.

Terutama bagi warga di sepanjang aliran sungai berhulu gunung. Masyarakat diimbau menggunakan masker saat hujan abu.

Langkah ini untuk menghindari gangguan saluran pernapasan. PVMBG juga meminta masyarakat menjaga situasi tetap kondusif, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....