Dugaan Awal Polisi, Pasutri Meninggal di Mobil saat Mudik akibat Keracunan Gas

  • 26 Mar 2026 10:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepolisian menduga sepasang suami istri yang ditemukan meninggal di dalam mobil di Pidie Jaya, Aceh, akibat keracunan gas
  • Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya AKP Saiful Kamal mengatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban
  • Gas tersebut kemungkinan terjebak di dalam kabin mobil yang tertutup rapat dan diperparah dengan mesin kendaraan yang tetap menyala

RRI.CO.ID, Pidie Jaya - Kepolisian untuk sementara menduga sepasang suami istri yang ditemukan meninggal di dalam mobil di Pidie Jaya, Aceh, akibat keracunan gas. Dugaan ini disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya AKP Saiful Kamal mengatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. “Dugaan sementara korban meninggal akibat menghirup gas karbon monoksida di dalam mobil,” ujar Saiful dalam pernyataannya, Rabu, 25 Maret 2026.

Menurutnya, gas tersebut kemungkinan terjebak di dalam kabin mobil yang tertutup rapat. Kondisi itu diperparah dengan mesin kendaraan yang tetap menyala.

Ia menjelaskan situasi tersebut sangat berisiko karena gas beracun tidak memiliki bau dan sulit disadari. Dalam kondisi tertutup, gas dapat dengan cepat memenuhi ruang kabin.

Sementara, Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Haryadi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kejadian serupa. Ia menekankan pentingnya menghindari kebiasaan beristirahat di dalam mobil dengan mesin hidup.

“Kami mengimbau masyarakat tidak beristirahat di dalam mobil dengan mesin menyala. Karena hal ini berisiko terjadi keracunan gas,” kata Mahruzar.

Sebelumnya, sepasang suami istri ditemukan meninggal dunia di dalam mobil di Gampong Keude Lueng Putu, Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh. Informasi awal mengenai peristiwa tersebut beredar melalui akun X @miskintv_, Rabu, 25 Maret 2026.

Peristiwa ini bermula dari kecurigaan petugas yang melihat mobil terparkir cukup lama dengan mesin masih menyala. Kondisi tersebut kemudian diperiksa bersama warga sekitar.

Saat dilakukan pengecekan, kedua korban tidak merespons. Warga kemudian membuka paksa kendaraan untuk memastikan kondisi di dalam.

Setelah pintu terbuka, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Keduanya berada di dalam mobil dengan kondisi tubuh sudah kaku.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Proses ini dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....