Libur Lebaran Picu Lonjakan Kendaraan Wisata di Jabar

  • 23 Mar 2026 18:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepolisian Daerah Jawa Barat mencatat lonjakan signifikan kendaraan di kawasan wisata selama libur Lebaran
  • Lonjakan dipicu tingginya mobilitas masyarakat untuk silaturahmi sekaligus berwisata bersama keluarga
  • Para pemudik yang telah tiba di kampung halaman turut memadati destinasi wisata populer

RRI.CO.ID, Bandung - Kepolisian Daerah Jawa Barat mencatat lonjakan signifikan kendaraan di kawasan wisata selama libur Lebaran. Peningkatan volume kendaraan mencapai sekitar 30 persen dibandingkan hari biasa di sejumlah destinasi unggulan.

Lonjakan dipicu tingginya mobilitas masyarakat untuk silaturahmi sekaligus berwisata bersama keluarga. Para pemudik yang telah tiba di kampung halaman turut memadati destinasi wisata populer.

"Sejumlah lokasi wisata menjadi perhatian khusus aparat. Karena tingginya tingkat kunjungan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Senin, 23 Maret 2026.

Beberapa kawasan wisata yang mengalami peningkatan arus kendaraan antara lain Puncak dan Lembang. Selain itu, Ciwidey dan Pantai Pangandaran juga menjadi titik kepadatan selama libur Lebaran.

Polda Jabar telah mengantisipasi kepadatan dengan memperkuat pengamanan sejak awal libur. Penempatan personel dilakukan di berbagai titik strategis yang rawan kemacetan.

Direktorat Lalu Lintas juga menerapkan strategi khusus untuk mengurai potensi kemacetan. Tim urai kemacetan disiagakan secara mobile guna merespons situasi lalu lintas secara cepat.

Pemantauan lalu lintas turut didukung teknologi modern seperti penggunaan drone. Langkah ini membantu petugas memantau kondisi jalan secara real time dan akurat.

Rekayasa lalu lintas diterapkan sebelum pemberlakuan sistem satu arah di kawasan Puncak. Skema ini mengatur arus kendaraan dari dua arah secara bergantian agar tetap lancar.

Menjelang arus balik, penyebaran informasi lalu lintas terus diintensifkan melalui berbagai kanal. Polda Jabar memanfaatkan media sosial serta layanan hotline untuk menjangkau masyarakat luas.

Layanan hotline mudik telah diakses sekitar 11 ribu pengguna selama periode Lebaran. Masyarakat dapat memperoleh informasi lalu lintas hingga berkomunikasi langsung dengan petugas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....