Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
- 23 Mar 2026 07:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Ibu Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara mengalami erupsi pada Minggu 22 Maret 2026.
- PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang wajib dipatuhi masyarakat dan wisatawan demi keselamatan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Ibu Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara mengalami erupsi pada Minggu 22 Maret 2026. Erupsi terjadi pada pukul 13.13 WIT, dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 600 meter di atas puncak.
Dalam keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, PVMBG menyebut kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan condong ke arah tenggara. Secara keseluruhan, ketinggian kolom abu mencapai sekitar 1.925 meter di atas permukaan laut.
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 48 detik. Hingga kini, status aktivitas vulkanik Gunung Ibu berada pada Level II atau waspada.
PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang wajib dipatuhi masyarakat dan wisatawan demi keselamatan. Warga di sekitar gunung dan pengunjung diminta tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif.
| Baca juga: PVMBG Perluas Radius Bahaya Gunung Ibu |
Selain itu, terdapat perluasan sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara yang juga harus dihindari. Jika terjadi hujan abu vulkanik, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung diri seperti masker dan kacamata.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga situasi kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Serta selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici. Guna mendapatkan informasi terkini terkait aktivitas vulkanik.
Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu menunjukkan aktivitas yang cukup intens. Hingga Minggu malam, tercatat telah terjadi 29 kali erupsi.
Sebagai negara yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik, Indonesia memiliki banyak gunung berapi aktif akibat pertemuan tiga lempeng tektonik besar. Yakni, Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.
Aktivitas tersebut tidak hanya berpotensi bencana. Tetapi juga memberikan manfaat berupa kesuburan tanah dari abu vulkanik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....