Cerita Sebagian Warga Depok Jabar, Jalani Lebaran di Tengah Banji

  • 22 Mar 2026 11:22 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu, 21 Maret 2026, menyebabkan genangan hingga banjir di sejumlah wilayah permukiman.
  • Salah satu kawasan yang terdampak cukup parah adalah Perumahan Graha Studio Alam
  • Wilayah ini memang dikenal sebagai daerah langganan banjir

RRI.CO.ID, Jakarta — Suasana Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang seharusnya penuh kebahagiaan, justru diwarnai keprihatinan bagi sebagian warga di Depok, Jawa Barat (Jabar) Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu, 21 Maret 2026, menyebabkan genangan hingga banjir di sejumlah wilayah permukiman.

Salah satu kawasan yang terdampak cukup parah adalah Perumahan Graha Studio Alam. Wilayah ini memang dikenal sebagai daerah langganan banjir, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang sedang tidak berada di rumah. Vita, salah satu warga, mengaku cemas setelah mendapat kabar dari tetangganya bahwa air sudah masuk hingga ke garasi rumahnya.

Beruntung, sebelum mudik, ia telah menitipkan rumah kepada tetangga sebelah sehingga kondisi rumah masih dapat dipantau. "Tapi tetap saja khawatir, karena banjir bisa tiba-tiba," ujarnya dikutiip dari laman RRI.CO.ID, Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.

Cerita berbeda dialami Dea, yang rumahnya turut terendam banjir. "Air masuk ke dalam rumah dengan ketinggian mencapai mata kaki," ucapnya.

Kondisi tersebut baru diketahui saat suaminya pulang dari bersilaturahmi ke rumah kerabat. Banjir yang datang mendadak membuat upaya antisipasi menjadi terbatas.

Sementara itu, rencana Lebaran milik Ocha harus batal total. Ia semula ingin bersilaturahmi dan melanjutkan kegiatan jalan-jalan bersama keluarga, terpaksa batal karena akses keluar rumah terendam air setinggi lutut.

Akibatnya, lanjutnya aktivitas warga pun lumpuh seketika. "Tidak bisa kemana -mana karena jalan lingkungan tergenang , bahkan untuk sekadar keluar rumah," ujarnya.

Banjir yang datang di hari raya ini menjadi pengingat bahwa bencana bisa terjadi kapan saja. Warga pun berharap adanya penanganan yang lebih serius dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Namun, pantauan RRI, di tengah keterbatasan, warga tetap berusaha menjalani Lebaran dengan sederhana. Semangat kebersamaan dan saling membantu antar tetangga menjadi kekuatan utama menghadapi situasi sulit di hari kemenangan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....