Volume Sampah Meningkat, Perugas Istiklal Bergerak Cepat

  • 21 Mar 2026 10:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Petugas kebersihan kewalahan menangani lonjakan sampah usai pelaksanaan salat Idulfitri
  • Sampah koran dan kantong plastik meningkat usai salat Idulfitri di Istiqlal
  • Keterbatasan jumlah petugas menjadi kendala utama pembersihan

RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah sampah terlihat berserakan di area Masjid Istiqlai usai pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Sampah tersebut didominasi koran bekas alas salat dan kantong plastik yang ditinggalkan jemaah.

Kondisi tersebut membuat petugas kebersihan harus bekerja ekstra dan cepat untuk membersihkan area pasca-pelaksanaan salat Idulfitri. Meski tempat sampah telah disediakan, sebagian jemaah masih membuang sampah tidak pada tempatnya.

Petugas kebersihan Masjid Istiqlal, Wagiyo, mengaku kewalahan menghadapi peningkatan volume sampah yang cukup signifikan. Ia menyebut keterbatasan jumlah petugas menjadi salah satu kendala dalam mempercepat proses pembersihan.

"Ya lumayan, kita lumayan agak keteteran juga sih soalnya banyak udah disiapin tempat-tempat sampah tapi buangnya pada sembarangan begitu. Tapi kita juga maklumilah, namanya manusiawi begitu," ujarnya saat ditemui RRI.CO.ID di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026.

Ia menjelaskan jumlah petugas kebersihan di area luar masjid saat ini hanya sebanyak dua belas orang. Kondisi tersebut membuat proses pembersihan membutuhkan waktu lebih lama hingga seluruh area kembali bersih.

Wagiyo juga mengungkapkan pihaknya telah berupaya mengajukan penambahan personel untuk mengatasi keterbatasan tenaga di lapangan. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena adanya keterbatasan anggaran yang dimiliki.

"Sebenarnya kita mau ngajuin penambahan personil, tapi ya mungkin dari dalam itu keterbatasan ya dananya gitu," katanya. Ia memperkirakan proses pembersihan area masjid akan selesai pada sore hari setelah kegiatan berakhir.

Meski menghadapi keterbatasan, Wagiyo tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Ia memaknai pekerjaannya sebagai bentuk pengabdian yang diharapkan membawa keberkahan bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Ya kita bikin happy saja, kita tugas di rumah Allah, insyaallah berkah, barakah begitu. Biar dapat dunia akhirat,” ucap Wagiyo.

Kondisi ini tidak terlepas dari membludaknya puluhan ribu jemaah yang memadati area masjid hingga ke halaman luar. Kepadatan tersebutlah yang menyebabkan peningkatan volume sampah di berbagai titik kawasan Istiqlal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....