Jakarta Bedug Kolosal Digelar Malam Ini, Simak Rute dan Rekayasa Lalin

  • 20 Mar 2026 17:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rekayasa lalu lintas saat acara Jakarta Bedug Kolosal, Pawai Kendaraan Hias, dan Pawai Obor Elektrik
  • Ruas jalan yang terdampak pengaturan lalu lintas saat acara Jakarta Bedug Kolosal, Pawai Kendaraan Hias, dan Pawai Obor Elektrik

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar rangkaian perayaan menyambut Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat malam, 20 Maret 2026. Kegiatan tersebut meliputi Jakarta Bedug Kolosal, pawai kendaraan hias, serta pawai obor elektrik di sejumlah ruas jalan ibu kota.

Seiring pelaksanaan kegiatan tersebut, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi acara. Pengaturan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan mendukung kelancaran jalannya kegiatan.

Melansir Instagram @dishubdkijakarta, rute Jakarta Bedug Kolosal, Pawai Kendaraan Hias, dan Pawai Obor Elektrik dimulai dari Pintu Barat Daya Silang Monas. Rute kemudian melintasi Bundaran Bank Indonesia, Jalan M.H. Thamrin, hingga berakhir di Bundaran Hotel Indonesia sebagai titik finish.

Selain itu, pengaturan lalu lintas juga dilakukan di sejumlah ruas jalan utama di Jakarta Pusat. Rekayasa ini bersifat situasional menyesuaikan kondisi di lapangan selama kegiatan berlangsung.

Berikut ruas jalan yang terdampak pengaturan lalu lintas:

- Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari simpang Jalan Karet Pasar Baru Timur III sampai dengan Bundaran HI)

- Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda)

- Jalan Kupingan BNI 46

- Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja

- Jalan Teluk Betung

- Jalan Kebon Kacang

- Jalan Kebon Sirih sisi Barat dan sisi Timur

- Jalan K.H Wahid Hasyim sisi Barat dan sisi Timur

- Jalan Sunda

- Jalan Imam Bonjol

Pengalihan arus lalu lintas juga diterapkan dari berbagai arah menuju kawasan kegiatan. Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan untuk menghindari kepadatan.

Berikut pengalihan arus lalu lintas:

1. Arus lalu lintas dari Utara (Harmoni) menuju Selatan (Semanggi) dialihkan melalui Jalan Hayam Wuruk-Jalan Ir. H. Juanda, putar balik menuju Jalan Suryapranoto. Selanjutnya, kendaraan diarahkan melalui Jalan Balikpapan-Jalan Cideng Timur-Jalan Mas Mansyur-Jalan Prof. DR. Satrio-Jalan Jenderal Sudirman, serta seterusnya.

Alternatif lain, arus dapat melalui Jalan Medan Merdeka Barat, putar balik di depan Gedung Kementerian Perhubungan, dan melintasi Jalan Abdul Muis. Kemudian Jalan H. Fachrudin-Jalan Cideng Timur-Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Prof. DR. Satrio, sebelum kembali ke Jalan Jenderal Sudirman.

Pilihan jalur berikutnya dimulai dari Jalan Medan Merdeka Barat, putar balik di depan Gedung Kementerian Perhubungan. Kendaraan selanjutnya melewati Jalan Abdul Muis-H. Fachrudin-Cideng Timur-K.H. Mas Mansyur-R.M. Margono-Galunggung, kembali ke Jalan Jenderal Sudirman.

Jalur lain dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara. Kemudian Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan M.I. Ridwan Rais ke arah Rasuna Said, dan seterusnya.

2. Arus lalu lintas dari Selatan (Semanggi) menuju Utara (Harmoni), dialihkan melalui Jalan Jenderal Sudirman. Kendaraan kemudian diarahkan melewati Jalan Karet Pasar Baru Timur III dan Jalan Karet Pasar Baru Timur 2.

Selanjutnya, arus dilanjutkan melalui Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo-Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Cideng Barat-Jalan Suryopranoto. Alternatif jalur dapat melalui Jalan H.R. Rasuna Said-Jalan Prof. DR. Satrio-Jalan K.H. Mas Mansyur, dan seterusnya.

3. Arus lalu lintas dari Timur (Gondangdia) menuju Barat (Tanah Abang) dapat melewati Jalan Taman Cut Mutia-Jalan Menteng Raya. Kendaraan selanjutnya diarahkan melalui Jalan M. Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan Abdul Muis, Jalan Fachrudin-Jalan Mas Mansyur.

4. Arus lalu lintas dari Barat (Tanah Abang) menuju Timur (Stasiun Gambir) dapat melewati Jalan Abdul Muis dan Jalan Budi Kemuliaan. Kendaraan kemudian diarahkan melalui Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Majapahit-Jalan Ir. H. Juanda menuju Jalan Pos.

Selanjutnya, arus terus melintasi Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Taman Pejambon. Alternatif lain dapat melalui Jalan Jati Baru Raya-Jalan Cideng Barat-Jalan Balikpapan-Jalan Suryopranoto, hingga kembali ke Jalan Lapangan Banteng Barat dan Jalan Taman Pejambon.

5. Arus lalu lintas dari Timur (Imam Bonjol) menuju Utara (Harmoni) dapat melewati Jalan Agus Salim dan Jalan Kebon Sirih. Kendaraan kemudian diarahkan melalui Jalan M.I. Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara, serta Jalan Majapahit, dan seterusnya.

6. Arus lalu lintas dari Barat ke Timur maupun sebaliknya yang melewati Jalan Kebon Sirih dan Jalan Wahid Hasyim tetap dapat dilalui. Namun, pengalihan arus lalu lintas akan diterapkan saat Pawai Obor dan Mobil Hias berlangsung di lokasi tersebut.

7. Arus lalu lintas dari Timur (Imam Bonjol) ke Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Pamekasan-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Galunggung. Kemudian ke Jalan Karet Pasar Baru Timur III-Jalan Karet Pasar Baru Timur 2-Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo-Jalan K.H. Mas Mansyur, dan seterusnya.

8. Arus lalu lintas dari Barat (Tanah Abang) menuju Utara (Harmoni) dapat melewati Jalan K.H. Wahid Hasyim-Jalan M.H. Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Majapahit, serta seterusnya.

9. Arus lalu lintas dari Barat (Hotel Milenium) ke Utara (Harmoni) dapat melalui Jalan M.H. Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Majapahit-dan seterusnya.

10. Arus lalu lintas dari Timur (Tugu Tani) menuju Barat (Tanah Abang) dapat melewati Jalan M.I. Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Agus Salim. Kendaraan selanjutnya diarahkan melalui Jalan Kebon Sirih-Jalan Fachrudin, dan jalur lanjutan menuju tujuan akhir di Tanah Abang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....