Kebakaran 'Kepung' Kabupaten Tangerang, Renggut Korban jelang Lebaran
- 20 Mar 2026 04:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lima insiden kebakaran melanda wilayah Kabupaten Tangerang menjelang Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah.
- Saat petugas Damkar sedang melakukan penanganan, ternyata ada salah satu korban (karyawan) rumah makan bakso tersebut
RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak lima insiden kebakaran melanda wilayah Kabupaten Tangerang menjelang Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah. Peristiwa tersebut mulai menghanguskan lapak limbah hingga rumah makan dengan kerugian ratusan juta rupiah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabgerang, Ahmad Taufik mengatakan kebakaran melanda rumah kosong di Desa Babakan Asem RT04/07, Kecamatan Teluknaga. Peristiwa terjadi pada Jumat 20 Maret 2026, pukul 00.15 WIB.
"Pos Kosambi menerima laporan dari Pusdalop terkait kebakaran rumah kosong dan langsung meluncur ke TKP. Kita menerjunkan lima personel," ujarnya, Jumat 20 Maret 2026.
Taufik menuturka kebakaran hebat juga melanda sebuah lapak semipermanen di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis. Amuk si jago merah yang melahap limbah bahan sandal tersebut baru berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama kurang lebih enam jam.
Peristiwa ini, sambung Taufik, pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Rojaji ke Pos Pemadam Kebakaran Pasar Kemis pada pukul 21.15 WIB. Merespons laporan tersebut, armada pemadam langsung diterjunkan dan tiba di lokasi sebelas menit kemudian untuk memulai proses lokalisir api.
Komandan regu di lapangan melaporkan bahwa objek yang terbakar merupakan bangunan lapak pailon atau tempat pengolahan limbah sandal. Material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan melumat seluruh struktur bangunan.
"Petugas sempat mengalami kendala di lapangan akibat tiupan angin yang sangat kencang. Sehingga api terus berkobar dan sulit dipadamkan dengan cepat," kata Taufik.
Untuk menjinakkan api, sebanyak 26 personel gabungan dari lima pos pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Unit-unit tersebut berasal dari Pos Pasar Kemis, Rajeg, Sepatan, Mauk, hingga bantuan dari Mako Curug BPBD Kabupaten Tangerang.
Operasi pemadaman ini juga dibantu oleh personel Babinsa dan Binamas setempat.
Setelah upaya penanganan intensif selama enam jam, situasi dinyatakan aman dan terkendali pada dini hari.
Meski bangunan ludes tak bersisa, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. "Penyebab pasti munculnya api serta total kerugian materiil yang dialami pemilik lapak masih dalam proses penyelidikan," kata dia.
Taufik menuturkan kebakaran juga kembali terjadi pada kebun ilalang di Jalan Merdeka KM2, Kawasan Surya Toto, Bunder. Insiden itu dilaporkan Pos Damkar Pasar Kemis. "Namun, api langsung dapat dijinakan dan terkendali," ucapnya.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Curug, Febrianto menambahkan amukan si jago merah juga terjadi pada rumah makan bakso Laziza. Lokasinya di Green Aryana, RT001/025, Sukabakti, Kecamatan Curug. Penyebab utama kebakaran tersebut disebabkan karena terjadi kebocoran pada tabung gas elpiji tiga kilogram.
"Pusdalops menerima laporan tersebut dan langsung segera berkoordinasi dengan Rembang Ambon Mako Curug untuk meluncur ke TKP Kebakaran tersebut. Rembang Ambon Mako Curug langsung meluncur menindaklanjuti laporan kebakaran tersebut," kata dia.
Namun, lanjutnya, disaat petugas Damkar sedang melakukan penanganan. Ternyata ada salah satu korban (karyawan) rumah makan bakso tersebut. "Pada saat memanaskan bakso terjadi penyalaan api dari tabung gas yang menyebabkan satu orang karyawan terkena api dan mengalami luka bakar pada bagian kaki dan tangan korban," ujarnya.
Febrianto menuturkan kebakaran juga menghanguskan tiga rumah di Perum Bukit Gading Cisoka Blok A.3, No.07, 08, dan 09, RT. 001/005, Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka.
"Asal api dari salah satu rumah milik Dadang. Kemudian warga sekitar berdatangan dan langsung mengecek ke dalam rumah tersebut dan langsung melihat kobaran api dari dalam rumah sudah membesar," ucapanya.
Dari rumah milik Dadang, lanjutnya, kemudian merembet kerumah sebelahnya milik Agus dan lainnya yang berada di sebelah kiri dan kanan rumah Dadang. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp90 juta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....