Fahira Idris Tegaskan Bang Japar Tak Pernah Sebar Proposal Minta THR

  • 10 Mar 2026 19:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum organisasi kemasyarakatan Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara), Fahira Idris, menegaskan bahwa organisasinya tidak pernah meminta Tunjangan Hari Raya (THR). Biak kepada perusahaan, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul laporan masyarakat mengenai beredarnya proposal THR mengatasnamakan organisasi dengan nama dan logo mirip dengan Bang Japar di sejumlah wilayah Jakarta. Organisasi tersebut diketahui menggunakan nama Bang Japar Indonesia (BJI).

“Saya perlu menegaskan kembali kepada masyarakat bahwa Bang Japar sejak berdiri pada 25 Februari 2017 tidak pernah dan tidak akan pernah meminta THR kepada siapa pun. Itu bukan karakter organisasi kami,” kata Fahira Idris yang juga Anggota DPD RI di Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 10 Maret 2026.

Senator asal Jakarta ini juga menegaskan bahwa Bang Japar Indonesia (BJI) bukan organisasi yang ia dirikan maupun pimpin. Menurutnya, kesamaan nama sering menimbulkan kebingungan di masyarakat karena Bang Japar telah dikenal luas sebagai organisasi yang ia dirikan sejak 2017 silam.

“Melalui kesempatan ini saya tegaskan kembali bahwa Bang Japar Indonesia bukan organisasi yang saya pimpin. Nama organisasi kami berbeda dan logonya juga berbeda," ucap Fahira.

Karena itu, lanjutnya, masyarakat perlu berhati-hati apabila ada pihak yang menggunakan nama tersebut, apalagi jika menyebarkan proposal atau permintaan tertentu. Fahira menjelaskan, sejak awal berdiri Bang Japar memiliki komitmen yang jelas mengenai arah gerakan organisasinya.

"Organisasi tersebut tidak pernah membenarkan anggotanya terlibat dalam kegiatan seperti menjaga ruko, parkir, atau menjaga lahan. Termasuk menancapkan atribut organisasi di fasilitas umum maupun meminta THR," katanya.

Menurutnya, Bang Japar didirikan sebagai gerakan sosial kemasyarakatan yang berfokus pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Bang Japar berdiri sebagai gerakan sosial kemasyarakatan yang lahir dari semangat pengawalan ulama serta pengabdian kepada masyarakat," ucap Fahira.

"Karena itu kami fokus pada kegiatan sosial seperti advokasi kesehatan, bantuan hukum, layanan ambulans gratis, pemberdayaan UMKM, santunan anak yatim, donor darah. Hingga berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pihak yang mencatut nama Bang Japar untuk kepentingan tertentu. “Kami sangat terbuka terhadap laporan masyarakat," kata Fahira.

"Jika ada hal seperti itu, silakan disampaikan kepada pengurus Bang Japar di wilayah masing-masing atau langsung ke Mako Pusat Bang Japar. Kami ingin memastikan bahwa nama baik organisasi tetap terjaga,” katanya.

Fahira lantas berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat, terutama menjelang berakhirnya Ramadan yang kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan tindakan yang merugikan.

“Bang Japar sejak awal berdiri memiliki semangat yang sederhana namun kuat, yaitu berbuat dan bermanfaat bagi masyarakat. Komitmen itu yang akan terus kami jaga,” ujar Fahira menegaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....