Harga Ayam Sumut Stabil jelang Idulfitri 2026

  • 01 Mar 2026 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tapanuli - Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026, harga dan pasokan daging ayam di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba, Sumatera Utara, terpantau stabil. Ketersediaan dinyatakan mencukupi dengan distribusi lancar dari tingkat peternak hingga pasar tradisional.

Kondisi tersebut dipastikan setelah jajaran Kementerian Pertanian melakukan pemantauan langsung ke lapangan. Guna menjaga stabilitas harga pangan strategis di daerah.

"Kementerian Pertanian melalui Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborongborong terus memantau harga. Dan ketersediaan pangan hewani saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 2026," kata Kepala BPTUHPT Siborongborong Kementen Yude Maulana Yusuf, Minggu, 1 Maret 2026.

Tim BPTUHPT Siborongborong turun ke pasar-pasar tradisional di Kecamatan Siborongborong dan Pasar Tradisional Tarutung untuk memastikan kondisi riil harga daging ayam dan telur ayam ras. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa lonjakan harga yang berlebihan.

"Kami ingin memastikan stok tersedia, distribusi lancar. Dan harga bergerak dalam rentang yang wajar menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.

Di Tapanuli Utara, harga daging ayam berada pada kisaran Rp34.000 hingga Rp37.000 per kilogram. Angka tersebut masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) pemerintah sebesar Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras di Tapanuli Utara dan Toba berkisar Rp32.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

Meski mengalami kenaikan tipis sekitar 0,85 persen, harganya relatif dekat dengan HAP Rp30.000 per kilogram. Secara nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga memastikan ketersediaan pangan dalam kondisi aman menjelang Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Hal itu disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta. Amran menyebut stok pangan untuk dua bulan ke depan lebih dari cukup, bahkan 11 hingga 12 bahan pokok tersedia dalam kondisi aman hingga Lebaran.

Sejumlah komoditas seperti beras, gula konsumsi, cabai, jagung, minyak goreng, bawang merah, daging ayam. Dan telur ayam ras juga dilaporkan dalam posisi swasembada dan surplus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....