Dana Rp298 Miliar untuk Ribuan Rumah di Aceh Timur Siap Disalurkan
- 27 Feb 2026 20:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah memastikan dana bantuan Rp298 miliar untuk rumah warga yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Timur siap disalurkan. Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky menyebut, dana tersebut telah tersedia di rekening penyalur melalui Bank Syariah Indonesia.
Menurutnya, ketersediaan anggaran tersebut menjadi harapan bagi ribuan warga yang terdampak banjir besar sejak 26 November 2025. Pemda menargetkan proses pencairan berjalan cepat, tertib, dan tepat sasaran agar masyarakat segera memperbaiki tempat tinggal mereka.
Untuk menjaga ketertiban saat pencairan, Bupati mengusulkan agar penyaluran dana tidak hanya melalui Bank Syariah Indonesia. Tetapi juga melibatkan Bank Aceh Syariah.
“Kami ingin prosesnya tertib dan tidak menimbulkan antrean panjang. Karena itu kami mengusulkan agar Bank Aceh Syariah juga dilibatkan supaya masyarakat tidak terpusat di satu bank saja,” ujarnya di Aceh Timur, Jumat 27 Februari 2026.
Berdasarkan data pemerintah kabupaten, pada tahap awal lebih dari 8.000 unit rumah terdampak diusulkan untuk diverifikasi. Namun sekitar 3.500 unit dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).
Meski demikian, Pemkab Aceh Timur tetap membuka ruang pengaduan dan pendataan ulang bagi warga yang merasa belum terakomodasi dalam daftar penerima bantuan. Bupati juga menginstruksikan para camat dan keuchik (kepala desa) untuk menempelkan daftar calon penerima bantuan sebagai bentuk uji publik.
Selain itu, formulir pengaduan disediakan bagi warga yang belum terdata. Iskandar menjelaskan, penilaian tingkat kerusakan rumah mengacu pada pedoman terbaru yang mempertimbangkan ketinggian lumpur akibat banjir.
Rumah dengan ketinggian lumpur 20 hingga 50 sentimeter masuk kategori rusak ringan dan berhak menerima stimulus Rp15 juta. Sementara rumah yang tertimbun lumpur setinggi 50 hingga 70 sentimeter dikategorikan rusak sedang dan berhak atas stimulus Rp30 juta.
Ia menegaskan, pentingnya koordinasi solid antara pemerintah pusat dan daerah. Karena ini menjadi kunci percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Timur.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan tepat sasaran. Sehingga ribuan keluarga terdampak segera kembali menempati tempat tinggal layak huni,” kata Bupati Iskandar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....