Kebakaran Lapak Prancis Nyaris Ganggu Pendaratan Bandara Soetta

  • 25 Feb 2026 22:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang - Kebakaran hebat melalap sembilan lapak limbah di Jalan Prancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Asap pekat yang membumbung tinggi nyaris menghambat pesawat yang hendak mendarat.

Pasalnya, lokasi mengamuknya si jago merah menjadi salah satu jalur pendaratan pesawat. "Semoga sih tidak berdampak ya, makanya ini penanganan harus kita percepat sehingga tidak mengganggu area bandara untuk penerbangan," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, Rabu 25 Feruari 2026 malam.

Sejauh ini, sambung Andia, pihaknya belum menerima laporan atau informasi apapun dari pihak Bandara Internasional Soekarno-Hatta. :Sementara sih kami belum koordinasi, yang pasti kami fokus dulu untuk penanganan supaya ini bisa selesai, karena semakin cepat kita selesaikan, mitigasi dan dampak-dampak lain bisa kita kurangi," ucapnya.

Andia membeberkan pihaknya menerima laporan adanya kebakaran di Jalan Prancis, yang ternyata ini adalah kebakaran dari lapak limbah pada pukul 19.00 WIB. Menurut informasi awal, ada sembilan lapak limbah yang terbakar dan ini berderetan.

"Infonya sih lapak barang-barang bekas yang memang biasa banyak terdapat di sini. Menurut informasi awal yang kami terima, bahwa biasa dilapak itu ada nabun (membakar sampah, Red) yang menjadi penyebabnya," kata Andia.

Andia menuturkan dari api bakaran sampah itu, ternyata tidak bisa dikendalikan. Akhirnya berdampak ke keseluruhan lapak hingga terjadi kebakaran.

"Luas estimasi area yang terbakar sekitar hampir 800 meter persegi, ya. Asal titik api dari lapak yang ada di tengah, ya," ujarnya.

Dia mengaku armada yang diterjunkan sekitar enam unit mobil Damkar dengan 40 personel. Kemudian tambahan bantuan dari Kabupaten Tangerang sebanyak dua unit mobil Damkar.

"Untuk sementara Jalan Prancis, kita butuh aksesibilitas kegiatan pemadaman akses kita tutup. Terlebih, bahan-bahan dari lapak ini dia agak sulit karena biasanya bertumpuk dan mudah terbakar, jadi ini memang harus agak ekstra terkait dengan waktu penanganan," kata dia.

Andia menyatakan menurut informasi tidak ada korban jiwa dan berapa besar kerugian estimasinya belum dapat ditaksir. "Kami belum bisa menyampaikan untuk kerugian estimasi keseluruhan," ucapnya.

Andia menambahkan saat awa kebakaran terdapat trafo listrik yang memang terdampak. Maka untuk proses pemadaman akhirnya dilakukan pemadaman (aliran listrik) yang berkoordinasi dengan PLN.

Sementara, Sumiati salah satu korban mengatakan lapaknya berada tepat berada disebelah yang terbakar. Walaupun tidak ikut dikuatkan api, namun seluruh barang-barang elektronik dan rumah tangga terpaksa dievakuasi keluar untuk diselamatkan.

"Gak tahu kejadiannya seperti apa, saat itu saya sekeluarga sedang berbuka puasa. Tiba-tiba terdengar suara teriakan kebakaran dari luar, saat keluar ternyata api sudah membesar," ucapnya lirih.

Pantauan rri.co.id, suasana Jalan Prancis gelap gulita dan cahaya hanya berasal dari kobaran api yang merah menyala. Kepulan asap membumbung tinggi, walaupun ada beberapa pesawat terpaksa melakukan pendaratan.

Jalan Prancis menuju Parimeter Utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan sebaliknya terjadi kemacetan panjang. Banyak pengguna jalan memutar balik kendaraannya dan terlihat barang-barang elektronik rumah tangga bertebaran di sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....