Jaga Stabilitas Pangan, BNPP RI Gelar Pasar Rakyat di PLBN Motaain
- 25 Feb 2026 18:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Motaain, NTT - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) menggelar Pasar Rakyat bertajuk Operasi Pasar Murah di area Pasar PLBN Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bukti konkret kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat perbatasan, khususnya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Pasar Rakyat tersebut terselenggara berkat sinergi bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Belu. Hal ini sebagai bagian dari langkah antisipatif menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Dalam pelaksanaannya, PLBN Motaain menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dengan harga terjangkau, yakni Rp60.000 per sak. Total beras SPHP yang disiapkan mencapai 9 ton atau setara 1.800 sak, dengan realisasi penjualan kepada masyarakat sebanyak 1.600 sak atau sekitar 8 ton.
Sejak pagi hari, antusiasme warga tampak tinggi. Masyarakat dari desa-desa sekitar PLBN Motaain memadati area pasar untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Tak hanya beras SPHP, Pasar Rakyat juga menghadirkan beragam kebutuhan pokok dan hasil bumi lokal, mulai dari sayur-mayur segar, sembako, ikan, hingga aneka kuliner. Aktivitas ini turut menggairahkan interaksi ekonomi antara pedagang dan masyarakat, sekaligus membuka ruang promosi bagi produk lokal perbatasan.
Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika menegaskan, kegiatan Pasar Rakyat merupakan wujud nyata peran BNPP RI dalam memastikan kesejahteraan masyarakat perbatasan.
"Pasar Rakyat dan Operasi Pasar Murah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah melalui BNPP untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat perbatasan," ujar Rika.
Ia juga menyampaikan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator keberhasilan program tersebut. Rika menjelaskan bahwa pada hari pelaksanaan, beras SPHP yang tersalurkan mencapai sekitar 6 ton.
"Kami bersyukur antusiasme masyarakat sangat tinggi, dengan 6 ton beras SPHP tersalurkan hari ini. Ke depan, kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ucapnya.
Melalui kegiatan Pasar Rakyat di PLBN Motaain ini, BNPP RI menegaskan komitmennya menjadikan kawasan perbatasan tidak sekadar sebagai pintu gerbang negara, tetapi juga sebagai simpul pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif. Dengan dukungan program pangan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, kesejahteraan masyarakat perbatasan diharapkan terus meningkat seiring hadirnya negara di garda terdepan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....