Projo Muda Bekasi Kecam Tindakan Kekerasan Oknum Brimob di Tual
- 25 Feb 2026 00:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Bekasi - Tragedi kemanusiaan kembali terjadi dan menguncang simpati masyarakat Indonesia. Pasalnya seorang siswa MTs Negeri Maluku Tenggara meninggal dunia usai mengalami kekerasan oleh oknum Brimob Kota Tual.
Peristiwa tersebut menguncang banyak simpati masyarakat yang turut prihatin terhadap kejadian yang menewaskan siswa MTs Negeri bernama Aryanto yang berumur 14 tahun. Menanggapi kejadian tersebut, Ketua DPC Projo Muda Kota Bekasi Agung Moreno mengungkapkan bahwa, Polri harus bertanggung jawab penuh.
"Tindakan ini harus mendapatkan sanksi yang setimpal. Tindakan oknum terhadap kejadian yang membuat masyarakat Indonesia menangis,” katanya dalam keterangan tertulis kepada RRI.CO.ID, Selasa, 24 Februari 2026.

Kejadian ini menjadi peringatan keras terhadap institusi Polri yang membuat citra Polri semakin memburuk. Oknum-oknum seperti ini yang sudah merusak nama baik Kepolisian di Indonesia harus segera dilakukan pemecatan dan mendapatkan sanksi yang berat.
Lebel mengayomi pastinya menjadi pertanyaan besar masyarakat Indonesia. "Apakah Kepolisian di Indonesia bisa mengayomi warga Indonesia atas kejadian ini," ucap Agung.
Hal ini harus menjadi perhatian Presiden RI dan Kapolri dalam menindak tragedi yang menyentuh hati nurani. “Saya berharap kejadian ini tidak terjadi di Kota Bekasi dan masyarakat harus bersama-sama saling menjaga dan mengayomi,” katanya.
Karena itu, jelasnya, proses hukum terhadap kasus yang memakan korban jiwa tersebut harus diprioritaskan. “Ini juga mendapatkan perhatian khusus oleh seluruh stack holder,” ucapnya menjelaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....