TNI Bersama Warga Bangun Jembatan Gantung di Aceh Tenggara

  • 23 Feb 2026 21:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Banda Aceh - TNI bersama warga membangun jembatan gantung di Desa Mamas Indah, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. Hal ini dilakukan untuk memulihkan akses penghubung antardesa yang sempat terputus pascabanjir banjir bandang.

Penerangan Kodam Iskandar Muda menyatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan infrastruktur. Ini setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Bencana ini menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum, termasuk akses penghubung vital antardesa. Kondisi ini sempat menghambat mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Karena itu, pembangunan jembatan gantung menjadi prioritas untuk memulihkan konektivitas wilayah dan mendukung kelancaran aktivitas warga. Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan infrastruktur desa serta memperlancar akses transportasi.

Jembatan gantung tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Desa Mamas Indah, Desa Natam, dan wilayah sekitarnya. Terutama dalam mendukung distribusi hasil pertanian serta aktivitas sehari-hari yang berdampak pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan warga.

Dalam proses pembangunan, personel TNI dari Kodim 0108/Aceh Tenggara, Kodam Iskandar Muda,bersama masyarakat melakukan berbagai pekerjaan. Mulai dari pemasangan rangka jembatan, penguatan tiang penyangga, hingga penataan lantai dan pemasangan tali sling pengaman.

Seluruh tahapan dilakukan secara hati-hati agar jembatan yang dibangun kokoh, aman, dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Salah seorang warga, Azwar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara atas bantuan yang diberikan.

“Kami berterima kasih kepada prajurit TNI yang ikut bersama masyarakat membangun jembatan. Kehadiran mereka memberikan semangat dan motivasi bagi kami untuk terus bergotong royong,” kata Azwar di Banda Aceh, Senin 23 Februari 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....