Pascaserangan KKB, Polisi Evakuasi 198 Orang di Tambang Emas Nabire
- 23 Feb 2026 00:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jayapura - Aparat kepolisian mengevakuasi sebanyak 198 orang yang terdiri dari pendulang emas dan karyawan PT Kristalin dari lokasi penambangan emas di Kali Musairo, Legari, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Dari jumlah tersebut, 26 orang merupakan warga negara asing (WNA) asal China.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu mengatakan, evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi. Guna mencegah jatuhnya korban akibat potensi penyerangan lanjutan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
“Evakuasi dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kembali penyerangan yang dilakukan KKB,” kata Samuel Tatiratu, Minggu 22 Februari 2026.
Sebelumnya, pada Sabtu 21 Februari 2026, KKB pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos pengamanan PT Kristalin. Serangan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Samuel menjelaskan, setelah dievakuasi, para karyawan PT Kristalin yang berkebangsaan China didata di Polsek Makimi. Selanjutnya, mereka langsung ditampung di mes perusahaan yang berada di wilayah Sriwini, Nabire.
“Evakuasi berlangsung aman. Namun, personel TNI-Polri tetap siaga dan waspada,” ujarnya.
Selain itu, aparat gabungan juga akan melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi tambang. Guna mencari pendulang yang diduga masih berada di kawasan Kilometer 40 hingga Kilometer 50.
Penyisiran tersebut dijadwalkan dilakukan pada Senin 23 Februari oleh Satgas Operasi Damai Cartenz. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh pendulang dapat dievakuasi dan terhindar dari ancaman KKB.
“Mudah-mudahan mereka dalam keadaan aman. Terutama dari gangguan KKB,” kata Samuel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....