TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Bener Meriah Aceh

  • 22 Feb 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Prajurit TNI mempercepat pembangunan jembatan bailey di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Hal ini dilakukan mempercepat pemulihan wilayah pascabencana hidrometeorologi.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan pembangunan jembatan bailey merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat. Khususnya, untuk memulihkan akses transportasi yang sempat terputus imbas bencana besar pada November 2025 lalu.

“Pembangunan jembatan bailey menjadi prioritas untuk mendukung mobilitas warga," kata Ahmad Fauzi dalam keterangan yang diterima di Banda Aceh, Minggu 22 Februari 2026. "Kehadiran kembali jembatan diharapkan membuka akses antarwilayah pascabencana,” katanya.

Pembangunan jembatan tersebut melibatkan prajurit dari Kodim 0119/Bener Meriah, Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka. Serta Detasemen Zeni Tempur 3/Agni Tirta Dharma.

Mereka bekerja tanpa henti agar jembatan segera dapat dilintasi masyarakat, meskipun tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan. “Walau menjalankan ibadah Ramadhan, para prajurit tetap menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi dalam melaksanakan tugas membangun jembatan,” ujarnya.

Proses pembangunan meliputi penyiapan fondasi, perakitan rangka baja, hingga pemasangan dan penguatan struktur. Seluruh tahapan dilakukan secara cermat guna memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga dan aman digunakan.

Ia menambahkan, jembatan bailey tersebut diharapkan menjadi solusi sementara hingga pembangunan jembatan permanen direalisasikan instansi terkait. Selain memulihkan akses, keberadaan jembatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat.

Sementara itu, warga Desa Karang Rejo, Suryadi (45), mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kerusakan jembatan lama akibat bencana membuat warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh untuk menuju pasar, sekolah, dan fasilitas umum.

“Kami terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini, selama ini kami kesulitan mengangkut hasil kebun dan aktivitas lainnya. Karena harus menempuh jalan alternatif yang jauh, sehingga menambah biaya dan waktu tempuh,” katanya.

Menurut Suryadi, pembangunan jembatan bailey juga menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Ia berharap jembatan tersebut segera rampung dan dapat dimanfaatkan untuk memperlancar mobilitas serta mempercepat pemulihan ekonomi warga.

“Kami berharap pembangunan jembatan bailey di Desa Karang Rejo segera rampung. Agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam memperlancar mobilitas dan mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana,” ucapnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....