Disnaker Kota Tangerang Serap Ratusan Pencaler jelang Lebaran
- 22 Feb 2026 05:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak 430 pencari kerja (pencaker) profesional terserap oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang menjelang Lebaran atau Idulfitri 1.447 Hijriyah. Mereka sebelumnya mengikuti 'Program Gampang Kerja' dan menjalani program magang pada 11 perusahaan sepanjang 2025.
"Ini menjadi terobosan baru untuk membuka jaringan serta memudahkan akses anak-anak muda di Kota Tangerang mendapatkan pekerjaan secara profesional. Karena difasilitasi langsung oleh Disnaker tanpa biaya,” ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan, Sabtu 21 Februari 2026.
Capaian lain dari Program Gampang Kerja selama tahun 2025, yakni Pemkot Tangerang berhasil menyerap 2.034 pencaker. Ditambah lagi mellaui program 'Job Fair' yang menyalurkan 6.206 pencaker lewat 116 Bursa Kerja Khusus (BKK)
Ujang mengaku Pemkot Tangerang berharap Program Gampang Kerja dapat berjalan secara lebih maksimal sehingga angka pengangguran terbuka terus turun. Berdasarkan data BPS, program unggulan Gampang Kerja berhasil menurunkan angka pengangguran terbuka yakni dari 5,92 persen di tahun 2024 menjadi 5,88 persen pada tahun 2025.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menambahkan kesejahteraan pekerja juga mengalami peningkatan pada tahun. Hal ini melalui Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang sebesar 6,5 persen, dari Rp5.069.708 menjadi Rp5.399.405.
Menurut Sachrudin, ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan meningkatkan taraf hidup pekerja. "Tak hanya kondisi industri yang kami tekankan tetapi juga kesejahteraan pekerja yang terus meningkat sebagai bukti investasi yang berkembang baik," ujarnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana memuturkan dalam upaya strategis menurunkan angka pengangguran dan memperluas penyerapan tenaga kerja. Pihaknya menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Antar Kerja.
Rudi menekankan lembaga penempatan seperti Bursa Kerja Khusus (BKK), Balai Latihan Kerja (BLK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) merupakan pilar utama. Tentunya dalam mempercepat penempatan alumni dan lulusan pelatihan ke dunia kerja.
"Saat ini Kabupaten Tangerang telah memiliki 160 BKK dengan capaian penempatan pada tahun 2025 sebanyak 5.877 jiwa. Peran lembaga ini sangat krusial, sehingga pemerintah pusat maupun daerah memberikan perhatian besar sesuai amanat Permenaker Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri," ucapnya.
Selain fokus pada BKK dan lembaga pelatihan, Disnaker juga menyoroti peran Lembaga Penempatan Pekerja Rumah Tangga (LP3RT). Lembaga ini dinilai vital dalam menjamin proses hubungan kerja antara calon pemberi kerja dan tenaga kerja agar tetap berjalan secara legal, aman, dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Rudi menjelaskan, bahwa efektivitas lembaga penempatan sangat bergantung pada kompetensi para Petugas Antar Kerja. Melalui Bimtek ini, diharapkan para petugas dapat lebih proaktif dan optimal dalam menjalankan fungsinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....