Amankan Ramadan, Polisi Soroti 18 Titik Rawan di Kabupaten Tangerang

  • 21 Feb 2026 21:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang - Polisi melakukan pemetaan titik-titik kerawanan dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Ramadan 1.447 Hijriyah. Untuk wilayah Kabupaten Tangerang terdapat 18 titik dan Kota Tangerang Selatan sembilan titik.

Kapolresta Tangerang, Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan pemetaan wilayah rawan gangguan Kamtibmas diwilayahny tekah dilakukan. Terdapat 18 titik lokasi rawan aksi tindak pidana yang terjadi saat Ramadan.

"Kami telah melakukan pemetaan kerawanan dan menyiapkan langkah-langkah pengamanan secara komprehensif. Hal ini untuk memastikan umat muslim dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang," ujarnya, Sabtu, 21 Februari 2026.

Indra menuturkan 18 titik rawan Kamtibmas seperti aksi perang sarung hingga tawuran antarkelompok pemuda. Seluruhnya tersebar di wilayah Kecamatan Cisoka, Pasar Kemis, Cikupa, Balaraja, Tigaraksa, Panongan dan Mauk.

Selain itu, lanjutnya, terdapat juga lokasi yang dijadikan arena balap liar yang mengancam keselamatan pengendara lain. Seperti di Jalan Baru Pemda depan kawasan Millennium, kawasan Perumahan Taman Adiyasa Solear serta Jalan Raya Tanjakan Rajeg.

"Kami mengerahkan ratusan personel yang ditugaskan untuk melakukan patroli secara ketat dan penindakan tegas kepada pelanggar. Kami berkomitmen menghadirkan situasi Kamtibmas yang kondusif melalui kegiatan langkah-langkah preventif, preemtif dan penegakan hukum secara tegas namun humanis," ucap Indra.

Indra menjelaskan pihaknya akan memaksimalkan operasi cyber dengan memantau media sosial untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan. Selain itu, pihaknya mengerahkan personel pada saat jam rawan seperti buka puasa dan sahur.

"Terdapat sembilan titik pusat keramaian saat berbuka puasa (seperti Kawasan Citra Raya, Puspemkab Tangerang, dan Kawasan Telaga Bestari, Red). Langkah yang diambil adalah dengan penempatan lebih banyak personel di titik simpul dan perempatan jalan," kata Indra.

Terpisah, Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo mengaku pihaknya mendirikan posko pemantauan keamanan di titik-titik rawan aksi kriminalitas dan tawuran antarwarga selama Ramadhan. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi dini terhadap potensi kerawanan yang sering muncul di bulan puasa.

Boy menyatakan posko-posko pantau tersebut difokuskan diwilayah Ciputat dan Pamulang, yang dikenal sebagai area rawan tawuran. "Intinya, posko ini buat mengantisipasi terjadinya tawuran," kata dia.

Secara rinci, di Ciputat dibangun tujuh pos pantau yang berlokasi di Ciputat, Cipayung, Rempoa, Pondok Ranji, Jombang hingga perbatasan Ciledug. Sementara di Pamulang disiapkan dua pos pantau tambahan di titik-titik rawan.

Setiap posko akan diisi personel gabungan dari TNI/Polri serta Satpol PP yang siaga penuh. Selain pendirian posko, Polres Tangsel juga akan mempertebal pengerahan personel melalui patroli malam setiap hari, khususnya di wilayah-wilayah rawan.

Tim presisi Polres akan diarahkan ke lokasi-lokasi potensial gangguan kamtibmas. "Kami juga membangun kolaborasi dengan seluruh potensi masyarakat dalam pencegahan tawuran," ujar Boy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....