Pemkab Aceh Timur Larang Jualan Takjil sebelum Pukul 15.00 WIB
- 21 Feb 2026 06:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur melarang pedagang takjil atau makanan berbuka puasa berjualan sebelum pukul 15.00 WIB. Ini berlaku selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan, kebijakan tersebut diberlakukan untuk menjaga kekhusyukan ibadah puasa. Serta menciptakan suasana siang hari yang tertib dan kondusif.
“Jika ada pedagang menjual atau melayani pembeli secara terbuka sebelum waktu yang telah ditentukan. Maka, akan ditertibkan dan ditindak sesuai aturan berlaku,” kata Iskandar Usman, Jumat 20 Februari 2026.
| Baca juga: Gempa Magnitudo 2,7 Guncang Pidie Jaya Aceh |
Selain pedagang takjil, pemilik warung, kafe, dan restoran juga diingatkan agar tidak melayani makan dan minum secara terbuka pada siang hari. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tidak makan, minum, maupun merokok secara terbuka di tempat umum.
Tidak hanya itu, Pemkab Aceh Timur juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalakan petasan, mercon, atau kembang api. Karena dapat mengganggu kekhusyukan ibadah, terutama saat pelaksanaan Shalat Tarawih.
Selanjutnya, Bupati juga meminta pelaku usaha tempat hiburan dan usaha tertentu menyesuaikan jam operasional. Hal ini sesuai ketentuan selama Ramadan agar tidak mengganggu jalannya ibadah.
Ia turut mengajak para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif selama bulan suci. “Kami mengajak generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti tadarus, pengajian, dan aktivitas keagamaan lainnya,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diajak memperbanyak zikir, membaca Al Quran, serta melaksanakan shalat wajib dan sunah, termasuk Tarawih berjamaah. Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga diri dari perbuatan maksiat serta memelihara keamanan dan ketertiban umum.
“Kami berharap Ramadhan tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh keberkahan. Serta menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat Aceh Timur,” kata Iskandar Usman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....