BPBD DKI: Ratusan Warga Mengungsi imbas Banjir Jakarta

  • 21 Feb 2026 07:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Jumat 20 Februari 2026 menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat hingga Jumat malam, sebanyak 80 rukun tetangga (RT) masih tergenang banjir.

BPBD juga mencatat sejumlah warga terpaksa mengungsi akibat banjir hari ini. Di Kelurahan Bintaro, sebanyak 35 kepala keluarga atau 130 jiwa mengungsi di Masjid Al Umariah dan Musala Al-Barokah.

Kemudian di Kedoya Selatan terdapat 7 KK atau 17 jiwa mengungsi di mushala kantor kelurahan. Sementara di Kembangan Selatan, sebanyak 12 KK atau 60 jiwa mengungsi di Majelis Darul Muhyi.

Adapun wilayah paling terdampak banjir berada di Jakarta Timur dengan total 45 RT terendam. Kelurahan Kampung Melayu menjadi yang terparah dengan 16 RT terdampak dan ketinggian air mencapai 110 hingga 150 sentimeter.

Kemudian, disusul Bidara Cina sebanyak 19 RT dengan ketinggian 80 hingga 125 sentimeter. Selain itu, genangan juga terjadi di Balekambang (1 RT), Cawang (7 RT), dan Cililitan (2 RT).

Banjir di wilayah ini dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan Kali Ciliwung. Sementara itu, di Jakarta Barat, tercatat 27 RT masih tergenang.

Adapun wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Rawa Buaya masing-masing 11 RT, serta Kedoya Selatan 5 RT. Ketinggian air berkisar antara 30 hingga 80 sentimeter akibat hujan deras dan luapan Kali Angke.

Selanjutnya, di Jakarta Selatan, terdapat 8 RT yang masih terendam, tersebar di Kelurahan Tanjung Barat, Rawajati, Bintaro, dan Pejaten Timur. Adapun ketinggian genangan antara 30 hingga 80 sentimeter akibat luapan Kali Ciliwung dan Kali Pesanggrahan.

Meski demikian, BPBD melaporkan genangan di sejumlah wilayah juga terpantau sudah berangsur surut. Di antaranya, di Petogogan (39 RT), Pesanggrahan (11 RT), Petukangan Utara (10 RT), Pondok Pinang (6 RT), serta sejumlah wilayah di Jakarta Selatan, Barat, dan Utara.

Begitu pun genangan di sejumlah ruas jalan utama juga telah surut. Termasuk Jalan Daan Mogot, Jalan Ciledug Raya, Jalan Srengseng Raya, hingga Jalan Puri Kembangan.

BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel untuk memantau kondisi banjir. Serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

Petugas melakukan penyedotan air, memastikan saluran air berfungsi, serta menyiapkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. BPBD menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan 112, yang beroperasi selama 24 jam secara gratis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....