Menteri PKP Tegaskan Semua Kabupaten-Kota di Lampung Dapat Kuota BSPS Tahun Ini
- 20 Feb 2026 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan seluruh kabupaten dan kota di Lampung mendapat kuota BSPS pada tahun 2026. Hal ini disampaikan Maruarar saat membahas program perumahan bersama Pemerintah Provinsi Lampung, di Kantor Kementerian PKP, Jakarta.
Ia menegaskan tidak ada lagi daerah di Lampung yang terlewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). “Semua kabupaten-kota di Lampung kami pastikan akan mendapatkan kuota,” ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tersebut, Jumat, 20 Februari 2026.
Menteri Ara menyebut pada tahun 2025 lalu masih ada sebanyak 220 kabupaten dan kota yang tidak menerima program serupa. Tetapi, tahun ini pemerintah memastikan seluruh daerah memperoleh bagian.
“Tahun lalu ada 220-an kabupaten-kota yang nggak dapat ya program, tahun ini semua harus dapat. Jadi kita melakukan perubahan yang sangat progresif, semua kabupaten-kota di seluruh Indonesia harus dapat,” katanya.
Selain program BSPS, pemerintah juga mendorong pembangunan hunian vertikal atau rumah susun bersubsidi. Upaya ini difokuskan untuk wilayah perkotaan yang padat, sebagai solusi cepat penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Menurut Ara, Lampung termasuk salah satu wilayah dengan tingkat kepadatan yang tinggi. Karena itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Lampung segera menyiapkan skema untuk mendukung pembangunan rusun subsidi tersebut.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menilai pertemuan koordinasi dengan Kementerian PKP memberikan angin segar menangani persoalan hunian. Sebab menurutnya, beberapa permasalahan mendasar masih terjadi, terutama di wilayah kumuh yang membutuhkan perhatian serius.
Ia menilai intervensi sebelumnya masih bersifat parsial sehingga hasilnya belum maksimal. Namun, kolaborasi dengan Kementerian PKP dan berbagai pemangku kepentingan dinilai mempercepat penanganan dan mempermudah pelaksanaan program.
“Kolaborasi dan intervensi dari berbagai macam stakeholder ternyata lebih mempercepat dan memudahkan. Ini akan kita coba implementasikan di Provinsi Lampung dalam waktu dekat ini,” katanya.
Menanggapi pembangunan rusun subsidi, Gubernur menegaskan hal tersebut, menjadi arah kebijakan provinsinya ke depan. “Itu daerah perkotaan terutama ya, arahnya harus ke sana biar berkembangnya bagus,” ucap Mirza.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....