Banjir Grobogan Ganggu Jalur Kereta Api Jakarta–Surabaya
- 16 Feb 2026 20:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Banjir yang melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mengganggu jalur kereta api lintas utara rute Jakarta–Surabaya. Ini buntut rel KAI terendam air di kilometer (Km) 32 pada petak antara Karangjati dan Gubug.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, tim gabungan saat ini masih melakukan pengamanan dan penanganan. Guna memastikan keselamatan operasional perjalanan kereta api.
BNPB mengonfirmasi banjir terjadi pada Senin (16/2/2026) pukul 02.00 WIB setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Hujan lebat dilaporkan terjadi sejak Minggu (15/2) malam hingga Senin pagi.
Selain itu, kiriman air dari hulu Sungai Glugu, Sungai Jajar, dan Sungai Tuntang menyebabkan sungai meluap dan memperparah kondisi. Secara keseluruhan, banjir merendam 34 desa di sembilan kecamatan
Adapun warga yang terdampak total 5.214 kepala keluarga dan satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat. Selain permukiman, banjir juga menyebabkan sejumlah tanggul jebol.
Tanggul jebol di antaranya, di Sungai Cabean dan Sungai Jratun di Kecamatan Tegowanu serta Sungai Jajar Baru di Kecamatan Karangrayung. Di Kecamatan Purwodadi, genangan masih terjadi di sejumlah wilayah dengan ketinggian air mencapai satu meter, khususnya di Perumahan Permata Hijau.
Sementara itu, beberapa kecamatan lain dilaporkan mulai berangsur surut. Hingga pukul 14.00 WIB, tinggi muka air di Bendung Sedadi tercatat 26,68 meter di atas permukaan laut.
Tinggi muka air berada pada level siaga dan menunjukkan tren penurunan. Meski debit air di Pos Menduran terpantau meningkat.
BNPB bersama BPBD dan instansi terkait terus melakukan penanganan darurat. Termasuk evakuasi warga, distribusi bantuan logistik. Serta penguatan tanggul yang terdampak.
BNPB juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Mengingat, prakiraan curah hujan masih berpotensi terjadi dalam dua hari ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....