Rayakan Imlek, Klenteng Hok Lay Kiong Pasang Ribuan Lampion
- 16 Feb 2026 20:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Kota Bekasi-Sebanyak seribu pasang lampion di pasangan pihak Klenteng Hok Lay Kiong Kota Bekasi dalam rangka perayaan Imlek. Lampion bukan saja dipasang di dalam namun juga di luar klenteng.
Menurut Ketua Klenteng Hok Lay Kiong, Benny Gunawan mengatakan, lampion dipasang karena melambangkan penerang. Sehingga keberadaan lampion bisa menjadi penerang atau petunjuk masyarakat Tionghoa.
Selain lampion, sebanyak 100 lilin juga dipasang di dalam klenteng. Yang juga memiliki makna atau serupa dengan lampion, yakni memberikan penerangan.
"Lilin dan lampion merupakan jalan penerangan bagi kehidupan yang akan datang. Dengan merayakan lilin atau lampion membuat terang jalan hidup kita, buat yang berusaha semoga bisa berhasil dan sukses," katanya, saat ditemui di Klenteng Hok Lay Kiong, Senin, 16 Februari 2026.
Klenteng Hok Lay Kiong mulai ramai didatangi warga Tionghoa Kota Bekasi untuk sembahyang Imlek pada, Senin, 16 Februari 2026. Mereka melakukan sembahyang menyambut Imlek yang jatuh pada, Rabu, 17 Februari 2026.

Berdasarkan penuturan Benny, klenteng sudah ramai didatangi sejak pagi hari. Dan puncaknya akan semakin ramai pada tengah malam.
"Tidak ada waktu khusus, jadi mereka datangnya kapan saja. Berganti-gantian datang sejak pagi sampai nanti malam hari," katanya.
Sementara itu, salah seorang Tokoh Tionghoa Kota Bekasi, Ronny Hermawan, menjelaskan bahwa perayaan Imlek identik dengan kumpul keluarga. Sehingga kebanyakan masyarakat Tionghoa memilih datang ke klenteng pada malam Imlek bukan pada saat Imlek.
"Kita punya tradisi kumpul keluarga dan mendatangi anggota keluarga yang lebih tua pada hari Imlek. Makanya biasanya mereka datang ke klenteng itu pas malam Imlek," katanya.
Pada Imlek kali ini, pihaknya berpesan agar masyarakat merayakan Imlek dengan suka cita. Namun tetap penuh dengan kesederhanaan dan tidak euforia berlebihan.
"Mari kita rayakan Imlek dengan sukacita atau exited. Tapi tentu juga harus sederhana dan tidak berlebihan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....