Madiun Luncurkan Paket Wisata Religi Terintegrasi
- 15 Feb 2026 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Madiun - Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, resmi meluncurkan paket wisata religi sebagai strategi baru mendongkrak kunjungan wisatawan dan menggerakkan ekonomi kreatif daerah menjelang Ramadan. Langkah ini menjadi upaya konkret menghadirkan destinasi tematik terintegrasi yang memadukan sejarah, religi, dan pemberdayaan masyarakat.
Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengatakan paket wisata religi dirancang untuk memperkuat identitas Kota Madiun. Ini sebagai kota dengan warisan sejarah dan spiritualitas yang kuat.
“Selama ini Kota Madiun dikenal dengan kawasan Pahlawan Street Center dan Pahlawan Religi Center. Dengan hadirnya paket wisata religi, diharapkan mampu menjadi daya tarik baru sekaligus memperkenalkan sejarah serta nilai-nilai religi kepada masyarakat luas,” kata Bagus, Minggu, 15 Februari 2026.
Paket wisata tersebut menghubungkan tiga destinasi utama, yakni Pahlawan Religi Center di kawasan Pahlawan Street Center, Makam dan Masjid Kuncen di Kelurahan Kuncen, serta Makam dan Masjid Taman di Kelurahan Taman. Integrasi tiga titik tersebut diharapkan memberi pengalaman wisata religi yang utuh, dari pusat kota hingga situs bersejarah.
Bagus menambahkan, momentum peluncuran yang bertepatan menjelang bulan suci Ramadhan diyakini membawa dampak ganda bagi masyarakat. "Mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, menggeliatkan sektor ekonomi kreatif, hingga memberdayakan UMKM lokal agar semakin naik kelas," katanya.
Makam Kuno Kuncen dinilai layak menjadi destinasi unggulan karena merupakan lokasi peristirahatan terakhir Ki Ageng Panembahan Ronggo Jumeno atau Pangeran Timur, Bupati Madiun pertama yang menjabat pada 1568–1586. Di kompleks tersebut juga berdiri masjid kuno abad ke-16 yang dikenal sebagai Masjid Kuncen dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya.
Sementara itu, Masjid Kuno Taman atau Masjid Donopuro dibangun sekitar tahun 1756 pada era kepemimpinan Ronggo Prawirodirjo I. Di kawasan Makam Kuno Taman juga terdapat sejumlah makam tokoh penting, antara lain Raden Ronggo Prawirodirjo II serta Sentot Ali Basya, panglima perang dari Pangeran Diponegoro.
Bagus menegaskan, pengembangan paket wisata religi tidak semata berorientasi pada angka kunjungan wisatawan. “Fokus kami juga pada penggalian potensi budaya dan sejarah, penguatan UMKM, serta peningkatan kompetensi SDM, termasuk takmir masjid dan juru kunci yang akan dibekali menjadi pemandu wisata profesional,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....