MRP Kecam Penembakan Pilot Smart Air di Papua: Pelanggaran Kemanusiaan

  • 14 Feb 2026 22:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jayapura - Majelis Rakyat Papua (MRP) mengecam keras aksi penembakan terhadap pilot dan kopilot Smart Air di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Fiduga penembakan tersebut dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Rabu 11 Februari 2026.

Wakil Ketua II MRP Max Ohee menegaskan, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan. Baik dari sudut pandang kemanusiaan maupun hak asasi manusia.

“Dari sudut pandang hak asasi manusia, itu merupakan tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Dan kami mengecam keras aksi dari KKB yang menembak pilot dan kopilot Smart Air,” kata Max Ohee di Jayapura, Sabtu 14 Februari 2026.

Selain insiden tersebut, MRP juga mengecam penembakan terhadap warga sipil yang berprofesi sebagai sopir tangki air di Kabupaten Yahukimo. Serta penembakan terhadap anggota TNI di Kabupaten Mimika yang mengakibatkan satu prajurit meninggal dunia pada Kamis 12 Februari 2026.

Menurut Ohee, rangkaian aksi kekerasan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap nilai-nilai kemanusiaan. “Ini merupakan pelanggaran berat terhadap nilai-nilai kemanusiaan, kami mengecam keras tindakan ini,” ujarnya.

Ohee menjelaskan, keberadaan aparat keamanan maupun maskapai penerbangan di wilayah Papua. Khususnya, daerah terpencil, bertujuan untuk melayani masyarakat yang tinggal di wilayah sulit dijangkau.

Ia menegaskan, pihak-pihak tersebut jelas bukan musuh masyarakat. Sehingga aksi penembakan terhadap warga sipil maupun aparat keamanan merupakan tindakan yang tidak manusiawi.

“Jadi sebenarnya mereka bukan musuh. Sehingga aksi penembakan KKB terhadap masyarakat sipil dan juga aparat keamanan tidak manusiawi,” katanya.

MRP juga menyatakan dukungan terhadap aparat keamanan Polri dan TNI dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat. Selain itu, masyarakat diimbau tetap menjaga keamanan dan tidak terprovokasi oleh situasi yang dapat memperkeruh keadaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....